Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Ilustrasi (© 2014 Http://www.dream.co.id)
DREAM.CO.ID - Bursa saham Indonesia kembali gagal mempertahankan laju positifnya usai dibuka menguat pada sesi perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. Menanjak ke level 6.154,97 pada saat awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus tersungkur di teritori merah saat sesi penutupan.
Laju penguatan IHSG bahkan hanya berjalan sesaat. Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indoensia (BEI), IHSG yang tercatat dibuka di level 6.155,22 pada sesi pembukaan, mulai mengalami tekanan saat perdagangan berjalan 20 menit.
Puncaknya terjadi pada pukul 09.30 WIB ketika IHSG mulai rontok dan masuk teritori merah. Pasar modal Indonesia bergerak melemah sepanjang sesi perdagangan I dengan menutup IHSG di level 6.097,40.
![]()
Memulai sesi siang, laju IHSG tetap tak berubah malah semakin bergerak lemah. Selang 30 menit usai pembukaan sesi II, indeks kembali melemah ke level 6.095,45. Hingga penutupan perdaganga, laju indeks nyaris tak mampu lagi terangkat ke zona hijau.
IHSG menutup perdagangan dengan melemah 115,40 poin (1,88%) ke level 6.031,28. Volume transaksi tercatat mencapai 575,55 juta saham dengan nilai transaksi menembus Rp12,63 triliun dari frekuensi perdagangan sebanyak 1,93 juta kali.
Di tengah lantai bursa yang memerah hampir sepanjang perdaganga, dua indeks sektoral masih mencatat kenaikan. Indeks sektor transportasi tercatat menguat 1,03% dan kesehatan 0,69%.
Koreksi tajam terjadi pada indeks sektor energi yang turun hingga 2,77%, diikuti industri 2,25%, industri dasar 1,93%, barang konsumsi cylical 1,77%, dan properti yang mencapai 0,95%.
Sebanyak 238 saham menutup perdagangan hari ini dengan mencatat kenaikan harga sementara 725 lainya ikut terkoreksi bersama IHSG.
Saham-saham yang mencatat top gainer dari sisi harga dihuni oleh ALKA yang menguat Rp600 (7,95%), AMMT Rp360 (11.11%), AGII Rp330 (10,25%), BIKE Rp210 (13,95%), dan SAFE Rp180 (24,83%).
Sementara top looser dihuni beberapa saham bluechips seperti UNTR yang melemah Rp1.000 (-3,94%) dan ITMG dengan koreksi harga Rp600 (-2,31%). Top losser dari sisi harga lainnya adalah SINI yang melemah Rp1.750 (-10,45%), LIFE Rp625 (-6,46%), dan MBSS Rp500 (11,11%)

Pergerakan bursa saham hari ini memang dihantui sejumlah sentimen negatif, terutama dari faktor ekternal. indeks Wall Street pada penutupan perdagangan kemarin tercatat melemah, selain itu investor juga harus menghadapi kemungkinan Bank Sentral AS (The Fed) yang akan kembali menaikkan suku bunganya sebelum akhir tahun.
Dari dalam negeri, investor juga menghadapi tekanan dari kondisi cadangan devisa pada akhir September 2026 yang berada di level 146,3 miliar, atau melemah dari posisi Agustus 2026 yang berada di level US$146,5 miliar.
Penurunan ini disebabkan oleh penarikan pinjaman luar negeri Pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran kembali utang luar negeri Pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series