Hati-Hati, Cuaca Ekstrem Bisa Berdampak Buruk bagi Ban

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 14 Juli 2021 18:12
Hati-Hati, Cuaca Ekstrem Bisa Berdampak Buruk bagi Ban
Begini cara menanganinya.

Dream – Bulan Juni-Agustus merupakan puncak musim kemarau di Indonesia. Namun, musim kemarau bulan ini cukup unik.

Musim kemarau bulan ini berpotensi basah karena ada ketidakstabilan antara cuaca panas dengan hujan. Ditambah lagi suhu yang naik turun.

Kondisi ini kerap disebut cuaca ekstrem dan terjadi selama sepekan terakhir. Bagi pemilik kendaraan, situasi ini bisa meningkatkan risiko kerusakan kendaraan, terutama bagi ban yang langsung kontak dengan kendaraan.

“ Pengendara harus cermat memperhatikan cuaca yang tidak menentu karena akan mempengaruhi suhu udara,” kata National Sales Manager PCR Radial Tire PT Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 14 Juli 2021.

1 dari 4 halaman

Ini Penjelasannya

Saat cuaca panas, kata Apriyanto, temperature aspal akan naik. Ini akan meningkatkan risiko ban overheat lebih cepat. Dengan begitu, ban bisa lekas rupsak.

Sebaliknya, saat cuaca hujan, suhu akan turun dan mengakibatkan turunnya tekanan udara pada ban. Konstruksi ban bisa rapuh saat digunakan. Selain itu, ban yang melaju di aspal basah bisa mengalami hydroplaning.

“ Ban tidak mampu menepis genangan air, kemudian tergelincir keluar dari jalur,” kata dia.

2 dari 4 halaman

Apa yang Harus Dilakukan?

Pertama, pertahankan cara mengemudi yang baik dengan tidak mengemudi terlalu cepat, tidak melakukan kemudi tikungan (cornering) berlebihan, dan mengurangi frekuensi rem mendadak.

Kedua, cek tekanan angin ban secara berkala minimal 10 hari sekali dengan tekanan ideal berkisar dari 30-35 psi pada setiap ban. Penting untuk mengisi angin ban setiap bulan agar ban dapat dipakai lebih lama. Jangan lupa mengganti ban kendaraan dengan ban cadangan jika sudah terlalu tua atau mulai aus.

Ketiga, kelola batasan muatan kendaraan karena ban memiliki batasan muatannya masing-masing. Semakin tinggi beban, ban akan menghambat putaran fisik lebih keras ketika bergerak dan menciptakan overload. Kondisi ini mengakibatkan panas berlebihan dan dapat merusak bentuk dan durabilitas ban.

 

3 dari 4 halaman

Pilih Ban Ini

Keempat, pilih ban yang cocok dengan kondisi cuaca keberadaan dan medan yang akan ditempuh. Misal, gunakanlah ban musim panas (summer) yang menjanjikan level cengkraman yang handal di jalanan baik basah maupun kering selama musim panas. Selain itu ada ban semua musim (all-season) yang memiliki kapabilitas seimbang baik secara durabilitas dan performa dalam menghadapi musim panas maupun musim hujan.

“ Guna mencegah dampak buruk dari cuaca dan suhu yang tidak stabil mendekati musim kemarau ini, kami gencar merekomendasikan penggunaan ban musim panas (summer) dan segala musim (all-season),” kata Apriyanto.

Kedua ban ini cocok untuk menghadapi cuaca panas dan hujan dalam jarak tempuh yang jauh. Salah satu produk ban summer dan all-season Hankook adalah Ventus Prime3 dan Ventus V2 concept2.

4 dari 4 halaman

Mengapa Ban Segala Musim?

Meskipun ban musim panas dan ban segala musim memiliki kegunaan yang sama dalam menghadapi cuaca panas dan hujan, perlu diketahui bahwa ada perbedaan struktur ban dan juga performa yang spesifik dari keduanya. Ban musim panas didesain untuk memberikan stabilitas dalam berkendara.

Dibuat dari senyawa kompon campuran karet, bentuk ban tidak mudah berubah saat digunakan di jalanan bertemperatur tinggi. Keunggulan tersebut cocok bagi kendaraan berperforma tinggi (high-performance).

Sementara itu, ban segala musim didesain untuk menghasilkan traksi optimal dengan menyeimbangkan kapasitas seperti cengkraman ban, pengereman, dan tikungan demi memberikan kenyamanan berkendara khususnya saat musim hujan. Ban ini biasanya punya alur yang lebih dalam dan desain tapak yang simetris, sehingga pengendara punya banyak opsi memaksimalkan keausan berbagai sisi ban saat rotasi.

Jika menginginkan ban yang dapat digunakan jangka panjang dan mampu beradaptasi dengan baik saat musim panas dan hujan, ban segala musim adalah pilihan terbaik. Jika memiliki kendaraan high-performance dan ingin merasakan pengalaman berkendara yang ekstrim pada musim kemarau, sebaiknya kamu menggunakan ban summer.

Beri Komentar