Prabowo Bakal Beli 15 Jet Tempur Super Canggih Eurofighter Typhoon, Tapi Bekas

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 22 Juli 2020 09:12
Prabowo Bakal Beli 15 Jet Tempur Super Canggih Eurofighter Typhoon, Tapi Bekas
Proposal penawaran telah beredar.

Dream - Prabowo Subianto dikabarkan tertarik membeli 15 unit jet tempur Eurofighter Typhoon bekas dari Austria. Media ternama, Kronen Zeitung, bahkan telah ada pengajuan penawaran kepada Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner.

Untuk mendukung kabar tersebut, Kronen Zeitung mengunggah foto proposal bernomor 60/M/VII/2020 bertanggal 10 Juli 2020. Pada surat itu tertera nama dan jabatan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. Selain itu, ada pula cap Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

" Saya selalu terkesan dengan perkembangan teknologi Eropa dan saya mengharapkan dukungan dari Anda untuk melanjutkan proposal ini ke tahap kerjasama yang menguntungkan bagi dua belah pihak," tulis Prabowo dalam suratnya, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 21 Juli 2020.

Dalam proposal tersebut juga tertulis target Prabowo untuk memodernisasi Angkatan Udara di Indonesia. Dengan disetujuinya proposal tersebut, maka target itu dinilai bisa tercapai.

1 dari 2 halaman

Kronen Zeitung juga menulis bahwa Tanner sudah mengonfirmasi penerimaan proposal tersebut. Prabowo juga dinilai sudah memahami 'seluk beluk' pengadaan Eurofighter Typhoon di Austria, sebagaimana tertulis juga dalam proposal.

Adapun, seluk beluk yang dimaksud ialah kasus sengketa antara Austria dengan pemimpin konsorsium Eurofighter Typhoon, Airbus.

Pada 2018 silam, laman Financial Times memberitakan bahwa pada tahun 2017 pemerintah Austria mencurigai adanya korupsi dalam proyek pengadaan jet tempur pada tahun 2003 tersebut.

2 dari 2 halaman

Dalam keterangan resminya, Airbus membantah tuduhan pemerintah Austria. Namun demikian, pihaknya bersama konsorsium lain yaitu BAE's System dari Inggris dan Leonardo dari Italia sepakat membayar US$99 juta terkait laporan tersebut.

" Saat ini, proposal tersebut akan dicek kembali (di Departemen Pertahanan)," tulis Kronen Zeitung.

Beri Komentar