Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Reporter : Wuri Anggarini
Kamis, 23 April 2020 11:00
Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit
Sudahkah kamu memperhatikan aturan berjemur yang tepat supaya nggak terjadi kerusakan kulit akibat radiasi sinar UV? Baca dulu penjelasannya di sini, yuk!

Sampai hari ini, Indonesia memang masih berjuang melawan Covid-19. Tingkat penyebarannya yang cepat dan luas memang membuat kondisi darurat di seluruh dunia. Social distancing dan tetap #DiRumahAja menjadi tindakan pencegahan yang dianggap efektif. Tapi selain itu, dukung juga dengan kebiasaan lain yang meningkatkan daya tahan tubuh. Selain konsumsi makanan bergizi, budayakan juga berjemur yuk!

Berjemur membantu tubuh mendapatkan vitamin D yang berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini mulai banyak dilakukan sejak pandemi Covid-19 ini berlangsung. Tapi, sudahkah kamu memperhatikan aturan berjemur yang tepat supaya nggak terjadi kerusakan kulit akibat radiasi sinar UV? Baca dulu penjelasannya di sini, yuk!

1 dari 4 halaman

Apa Itu Sinar UV?

Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah sinar ultraviolet atau yang biasa disebut sinar UV. Tapi, yakin sudah paham maksudnya? Jadi, sinar UV adalah radiasi gelombang elektromagnetik yang berasal dari sinar matahari. Tapi, nggak semua sinar UV yang berasal dari matahari bisa mencapai permukaan bumi karena terhalang lapisan ozon.

2 dari 4 halaman

Jenis Sinar UV dan Risikonya

Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Secara umum ada 3 jenis radiasi sinar UV yang dibedakan dari panjang gelombang. Yang pertama adalah sinar UVA dengan panjang gelombang 315-400 nm, bisa dibilang jadi jenis UV yang punya gelombang terpanjang. For your information nih, jenis yang satu ini dianggap sebagai sinar UV yang paling kuat karena bisa menembus awan, kaca, bahkan tetap ada saat cuaca mendung atau hujan sekalipun. Efeknya bahkan bisa menembus hingga ke lapisan dermis, yaitu lapisan kulit kedua setelah epidermis.

Jenis yang kedua adalah sinar UVB dengan panjang gelombang 280-315 nm. Khusus sinar yang satu ini kemampuannya dapat melewati awan, tapi nggak menembus kaca. Paparannya sendiri bisa menjangkau lapisan epidermis kulit, dengan efek kulit jadi kemerahan, terbakar, dan perih.

Terakhir, ada sinar UVC yang punya panjang gelombang terpendek, yaitu 180-280 nm. Menurut penelitian, inilah sinar UV yang paling nggak berbahaya bagi kulit. Biarpun begitu, sinar ini nggak bisa mencapai permukaan bumi karena kemampuannya nggak bisa menembus lapisan ozon.

3 dari 4 halaman

Jadi, Kapan Waktu yang Tepat untuk Berjemur

Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Banyak yang memperdebatkan waktu yang baik buat berjemur. Ada yang bilang kalau waktu yang tepat melakukan kegiatan ini adalah sebelum jam 9 pagi. Tapi, ada juga yang mengatakan jika sinar matahari yang efektif meningkatkan daya tahan tubuh adalah di atas jam 10. Jadi galau kan, mana yang benar nih?

Dilansir dari Liputan6.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memberikan pernyataan resmi tentang kapan waktu yang baik untuk berjemur. Ternyata, kondisinya berbeda-beda di tiap wilayah karena dipengaruhi oleh indeks ultraviolet yang ada di daerah tersebut. Misalnya saja bagi kamu yang tinggal di area Jabodetabek, waktu terbaik untuk mendapatkan asupan sinar matahari pagi adalah sekitar jam 08.00 WIB karena memiliki indeks UV 0-2 yang artinya risiko bahaya rendah. Sementara itu, pukul 09.00 – 10.00 WIB indeks sinar UV sudah meningkat di angka 3-5 dengan risiko bahaya sedang. Tapi, hal ini cukup berbahaya jika kamu terpapar sinar matahari langsung.

Beranjak ke pukul 11.00 – 13.00 WIB, indeks sinar UV sudah berada di level 6-7 atau risiko bahaya tinggi. Berjemur sangat tidak disarankan di rentang waktu ini karena dapat menimbulkan kerusakan kulit. Masuk ke jam berikutnya yaitu pukul 14.00, sinar UV kembali berada di indeks 3-5 yang memiliki risiko sedang. Kamu pun disarankan untuk kembali berjemur pada pukul 15.00 WIB karena indeks UV sudah kembali turun di angka 1-3 dengan risiko bahaya rendah.

4 dari 4 halaman

Biar Berjemur Lebih Maksimal, Perhatikan Tipsnya

Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Selain memperhatikan waktu berjemur yang tepat, ternyata ada beberapa tips lainnya yang perlu kamu ketahui supaya bisa mendapatkan hasil berjemur yang maksimal. Yup, jangan asal berdiri di bawah paparan sinar matahari saja, tapi perhatikan beberapa hal berikut ini.

Mulai dari durasi berjemur yang disarankan adalah 15 menit saja. Hindari waktu berjemur yang terlalu lama untuk menghindari peningkatan indeks sinar UV yang bisa terjadi tanpa disadari. Selain itu, maksimalkan waktu berjemur dengan olahraga yang juga baik untuk kesehatan. Misalnya jalan kaki dan bersepeda di sekitar rumah atau sekadar stretching di halaman.

Jangan lupa sayangi kulit selama berjemur dengan memberikan perlindungan yang tepat. Gunakan sunscreen 15 menit sebelum keluar rumah dan pilih produk yang mengandung minimal SPF 30. Sun Protection Factor atau SPF sendiri adalah penentu seberapa lama kamu bisa berada di bawah sinar matahari.

Biasanya kulit dapat terbakar dalam waktu sekitar 15 menit ketika berada di bawah sinar matahari langsung tanpa perlindungan apapun. Nah, SPF inilah yang akan mempengaruhi seberapa lama kondisi tersebut bertahan. Jika menggunakan SPF 10, artinya kulit bisa bertahan 10 kali lipat lebih lama saat berada di bawah sinar matahari.

Jadi, pastikan berikan perlindungan yang maksimal lewat pemilihan produk yang tepat, seperti Biore UV Aqua Rich, sunscreen nomor 1 di Jepang. yang mengandung SPF 50+, PA++++. Produk ini lebih tahan terhadap keringat dan air sehingga dapat memberikan perlindungan yang dibutuhkan lebih lama.

Catat! Ini Aturan Berjemur yang Benar Supaya Nggak Merusak Kesehatan Kulit

Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan Biore UV Aqua Rich. Mulai dari perlindungan yang lebih maksimal terhadap sinar matahari. Nggak hanya dengan kandungan SPF tinggi saja, tapi juga mencegah efek radiasi seperti kerutan halus, noda hitam di wajah, dan efek sun burn. Ketahanan produk juga lebih baik karena waterproof, yaitu tahan keringat dan air.

Produk ini memiliki water capsule formulation, yaitu teksturnya yang ringan seperti air sehingga nyaman pada kulit ketika diaplikasikan pada kulit. Ada juga kandungan hyaluronic acid, ekstrak royal jelly dan citrus yang menjaga kulit tetap lembap. Info lebih lengkap klik di sini.

Saatnya sayangi kulit dengan memberikan perlindungan dari sinar UV menggunakan Biore UV Aqua Rich, yuk! Jika kulit sudah terproteksi maksimal, kamu pun bisa lebih nyaman selama berjemur untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Stay safe, stay healthy!

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More