LQ Tafsir: Inovasi Pencarian Quran Buatan Anak Bangsa

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 26 Januari 2018 18:44
LQ Tafsir: Inovasi Pencarian Quran Buatan Anak Bangsa
Kini kamu bisa baca Al Quran di mana saja dan kapan saja.

Dream - Dengan zaman yang semakin serba cepat dan praktis, cara orang belajar pun berubah. Termasuk cara umat muslim mempelajari Alquran.

Inilah yang ditangkap Learn Quran yang sukses melahirkan Learn Quran (LQ) Tajwid. Perusahaan pengembang ini meluncurkan sebuah mesin pencari Quran berbahasa Indonesia yang diberi nama LQ Tafsir.

Dapat diakses bebas melalui berbagai perangkat gadget, pengguna bisa mencari kosa kata, topik, maupun ayat-ayat tertentu di dalam Quran.

Dengan bantuan kinerja Google, cukup sepersekian detik akan muncul hasil pencarian dari jutaan kata dalam Quran serta tafsirannya.

Startup yang berasal dari Depok ini butuh enam bulan sejak pertengahan 2017 untuk melahirkan mesin pencari Quran yang menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

 Learn Quran© dream.co.id

AI itu sendiri merupakan suatu teknologi yang menggabungkan kecerdasan ilmiah ke dalam suatu mesin agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan manusia.

Dilakuan tim kecil berjumlah empat orang, lahirnya LQ Tafsir ini juga dibantu penasihat di bidang teknologi dan ahli AI lulusan University of Edinburgh yang pernah bekerja di Apple dan Google. Untuk isi konten, LQ Tafsir tersedia seorang ustaz muda lulusan Arab Saudi yang menjadi penasihat konten tafsir.

“ Learn Quran Tafsir adalah produk luar biasa. Insya Allah dengan alat ini Anda bisa dengan mudah mendapat penjelasan tafsir klasik maupun modern,” kata Ustaz Dr. Amir Faishol Fath, selaku tafsir Quran.

 shutterstock© dream.co.id

Kehadiran LQ Tafsir diharapkan dapat menjadi angin segar bagi 228 juta penduduk Muslim Indonesia agar mudah mengakses.

CEO Learn Quran, Mohammad Sani, mengungkapkan, “ Learn Quran Tafsir ini akan menjadi mesin pencari Quran terbaik dan terlengkap di dunia. Kami akan terus mengembangkan alat belajar Quran terbaik melalui inovasi teknologi.”

(Sah)

 

Beri Komentar