Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi
Dream - Kebiasaan menyimpan telur di dalam kulkas sudah dilakukan oleh nyaris seluruh masyarakat di berbagai negara selama bertahun-tahun. Bahkan seperti diketahui, kulkas memang diciptakan dengan 'ruang' tersendiri untuk menyimpan telur.
Namun, studi terbaru dari para ilmuwan justru menguak fakta bahwa menyimpan telur ayam di lemari es tidaklah sehat.
Selama ini, menyimpan telur di kulkas dianggap dapat mengurangi risiko tumbuhnya bakteri salmonella. Adapula yang berpendapat cara itu dapat mengurangi keracunan makanan sekaligus meningkatkan rasa pada telur.
Namun beberapa alasan berikut justru akan membuat Anda berpikir dua kali untuk menyimpan telur di kulkas. Dilansir dari laman Boldsky, berikut 3 alasan mengapa sebaiknya Anda tak menyimpan telur di kulkas.
1. Kualitas Menurun
Menyimpan telur di dalam kulkas ternyata akan menurunkan kesegaran dan kualitasnya. Bagi mereka yang suka memanggang kue, penggunaan telur yang disimpan di suhu kamar pun akan jauh lebih baik dibandingkan dengan telur yang disimpan pada suhu dingin. Telur dingin akan mengakibatkan kue sulit menjadi padat.
2. Cepat Membusuk
Penelitian terbaru membuktikan bahwa telur yang disimpan di suhu kamar tidak cepat membusuk ketimbang telur yang disimpan di kulkas dengan suhu dingin. Itulah mengapa sebaiknya Anda menghindari menyimpan telur di kulkas.
3. Memicu Pertumbuhan Bakteri
Sebuah penelitian di Eropa membuktikan, telur yang disimpan dalam pendingin dan kemudian menaruhnya di luar pada suhu kamar dapat menyebabkan kondensasi, yaitu mendorong pertumbuhan bakteri pada cangkang yang mungkin bisa masuk ke telur juga. Hal ini menyebabkan telur tidak sehat untuk dikonsumsi.
Namun ada satu pengecualian. Jika ada sebuah telur terinfeksi salmonella dan disimpan dalam suhu ruang. Secara otomatis seluruh telur yang disimpan satu tempat dengannya akan terkontaminasi bakteri. Untuk mengatasi situasi seeprti ini, lebih baik mendinginkan telur sementara di kulkas untuk membunuh bakteri.
Nah, setelah mengetahui hal ini sebaiknya ubah kebiasaan Anda menyimpan telur di dalam kulkas. Perlu diketahui, telur yang tak disimpan dalam suhu dingin dapat bertahan 7 sampai 10 hari. Jadi pastikan Anda mengonsumsi telur dalam kurun waktu tersebut.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan