Editor's Pick: Dari Plastik Halal sampai Kebab Khas Turki

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 23 Oktober 2016 14:29
Editor's Pick: Dari Plastik Halal sampai Kebab Khas Turki
Ternyata ada satu plastik yang sudah mengantongi sertifikat halal loh.

Dream - Ajang International Islamic Fair (IIF) 2016 telah menjadi tempat unjuk diri sejumlah pelaku usaha industri halal di Tanah Air. Tak hanya kecantikan dan busana hijab IIF 2016 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta ini juga menampilkan produk kuliner, travel, bahkan barang industri yang dijamin kehalalannya.

Dream yang mendapat kesempatan meliput event yang digelar sejak 20 Oktober sampai Minggu, 23 Oktober 2016, berusaha menyajikan stan-stand yang layak untuk dikunjungi di ajang IIF.

Setelah membahas stan travel, Wardah, dan Humaira, kali ini Dream memilih dua stan yang menawarkan barang unik dalam Editor's Pick pilih Dream.

Plastik Halal

Stand pertama adalah produk plastik halal. Mungkin banyak masyarakat yang memberikan perhatian khusus pada produk ini. Sepanjang bisa dipakai sebagai pembungkus makanan, masyarakat umumnya mau menerima saja.

Namun dalam IIF 2016 kali ini, Kehalalan tak hanya sekadar produk makanan semata. Produsen pembungkus makanan plastik keluaran Pt Panca Budi memperhatikan benar aspek kehalalan sebuah alat pembungkus.

Produsen plastik yang berpusat di Tangerang, Banten itu telah mencatatkan diri di Museum Rekor Unik Indonesia (MURI) pada 2013 karena menjadi perusahaan plastik halal pertama yang mampu beriklan di televisi.

supervisi Panca Budi, Romli, kehalalan plastik tersebut telah diuji oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 1980-an. " Dari bahan sampai prosesnya sudah diuji sama MUI dan hasilnya halal," kata Romli.

Bahkan, perusahaan plastik bermerek Wayang, Spartan dan Tomat itu telah berekspansi bisnis ke mancanegara. Amerika Serikat, Jepang, Uni Emirates Arab, Inggris dan Somalia telah menikmati plastik karya anak negeri ini.

Kualitas halal yang dijaga oleh perusahaan membuat mereka dianugerahi Halal Award oleh Indhex kategori kemasan halal.

Setelah yakin dengan alat pembungkus yang dijamin kehalalannya, Sahabat Dream pasti lapar setelah berkeliling melihat stan di pameran IIF 2016. Untuk menu makan, Editor's Pick Dream kali ini memilih pembuat kebab.

Kebab Asli Turki

Saat mengunjungi Warung Turki Chef Akin, sang juru masak sedang memainkan pisaunya mengiris tipis daging domba yang dipadatkan. Daging domba itu sebagai pelengkap makanan khas Turki, shawarma atau kebab.

Warung Kebab Chef Akin© Dream.co.id

Stan milik Chef Akin ramai dikunjungi pengunjung. Daya tarik masakan khas Turki dipadu dengan koki asli negara itu membuat pengunjung penasaran.

Menurut Marketing Manajer Turkuaz dan Warung Turki Adin Vegyawati mengaku memang menghadirkan Chef Adin yang asli Turki sebagai daya tarik. Sebab, selain sebagai pemilik Warung Turki Chef Akin merupakan koki gerai makanan yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan itu.

" Kalau Turkuaz yang memegang adalah kakaknya. Lokasinya di Gunawarman," kata Adin.

Menurut dia, dua warung makan itu menawarkan daya tarik masakan Turki. Dari bahan hingga cara memasaknya pun mengadopsi gaya masak khas masyarakat Turki.

Saat membuka pameran, harga yang ditawarkan warung ini pun cukup mudah di kantong. " Satu porsi yang daging domba Rp55 ribu, kalau yang ayam Rp45 ribu," kata Adin.

Harga itu memang berbeda dengan harga yang ditawarkan di restoran. Di restoran Turkuaz harga per pack berkisah dari Rp275 ribu hingga Rp450 ribu. Adapun di Warung Turki harga yang ditawarkan lebih miring, berkisar dari Rp175 ribu hingga Rp250 ribu.

Selain menawarkan kebab, di stan itu juga menjual minyak zaitun murni. Bahkan mereka juga menawarkan makanan pencuci mulut khas Turki yang bernama baklava.

" Modelnya mirip dodol. Dodol Turki gitu, tapi lebih manis," kata dia.(Sah)

Beri Komentar