Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Konferensi Pers Lomba Masak Ikan Nusantara (Foto: Ratih Wulan)
Dream - Sebagai negara bahari, Indonesia menyimpan kekayaan laut yang tak terhitung jumlahnya. Salah satunya yaitu ragam ikan yang bernilai gizi tinggi dibanding daging dan lauk hewani lainnya.
Namun sayangnya, kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan ikan masih sangat rendah. Sehingga tingkat konsumsi ikan pun masih belum maksimal.
Fakta ini membuat sejumlah pihak ikut prihatin. Beberapa kementerian terkait seperti Seketariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kantor Staf Presiden tertarik untuk menyelenggarakan audisi dan roadshow Lomba Masak Ikan Nusantara di 5 kota.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kampanye agar seluruh masyarakat dari Sabang hingga Merauke gemar makan ikan. Serta dapat meningkatkan nilai gizi yang juga turut mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa Indonesia.
" Konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain padahal ikan adalah kekayaan kita. Kebutuhan protein bisa di-support dari apa yang laut kita miliki. Ikan memiliki omega 3 yang jauh lebih tinggi dibanding daging. Kita juga nggak bingung halal haram. Protein ikan sangat membantu mencerdaskan anak-anak dan bukan cuma mencukupi," terang Anung Sugihantono, Direktur Jendral Kesehatan Masyarakat Kemenkes di acara jumpa Pers Lomba Masak Ikan Nusantara di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Agustus 2017.
Kementerian Pariwisata yang melihat potensi wisata sangat besar di dalamnya mendukung penuh program ini. Kuliner dianggap sebagai ujung tombak pariwisata Nusantara, yang bisa diolah menjadi kuliner berbeda dan menarik.
Sebelumnya, telah dipilih 10 koki terbaik yang telah melewati audisi di Jakarta, Batam, Gorontalo, Biak Papua dan Pontianak. Nantinya, masakan kesepuluh finalis ini akan dihadirkan dalam 'Taste of Indonesia' yang diselenggarakan di Lippo Mall Kemang, pada 11-13 Agustus 2017.
Sedangkan 10 resep yang siap diadu antara lain botok ikan masak putih (Pontianak), iloni Burger (Gorontalo), Es Datin (Batam), kerang tumis labu kuning (Biak Numfor), ikan santan geroho (Gorontalo), woku ikan gabus bumbu kuning (Gorontalo), gabus pucung sambal pete (Jakarta), lontong singkong tongkol (Batam), Lawar Cumi (Batam) dan ikan saos kribang daun kasum tabur serundeng (Pontianak).
Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara berkesempatan untuk menyajikan hidangan spesial untuk Presiden RI pada perayaan 17 Agustus 2017 di Istana Negara.
" Presiden sudah menantikan hasil kreasi masakan ikan dari masyarakat untuk Beliau cicipi pada 17 Agustus nanti," ungkap Teten Masduki, Kepala Staff Kepresidenan.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes