Kamayan Ala Filipina/ Foto: Shutterstock
Dream - Nasi liwet lengkap dengan ayam, ikan asin, sambal dan lalapan disajikan di hamparan daun pisang dan disantap bersama. Menikmati sajian hidangan bersama memang paling sedap.
Bukan hanya di Indonesia, tradisi makan bareng di daun pisang juga ada di Filipina dikenal dengan nama Kamayan. Seperti juga di Indonesia, di Filipina jika menggelar Kamayan meja makan dialasi terlebih dulu dengan daun pisang.
Setelah itu, di atasnya diletakkan nasi dengan berbagai lauk pauk pendamping. Bahkan, cara menyantapnya juga tanpa alat atau hanya menggunakan tangan.
Melansir dari berbagai sumber, nama Kamayan sesuai dengan bahasa Tagalok 'Kamayan' yang berarti dengan tangan.
Untuk makanannya sendiri juga sangat beragam. Beberapa lauk yang disajikan di atas daun pisang adalah makanan khas Filipina seperti ikan goreng, udang, telor panggang, bok choy goreng, sate ayam, daging panggang, lumpia, sosis, dan sayuran khas Filipina.
Semua hidangan ini disajikan dengan nasi. Selain itu, saus-saus khas Filipina juga disajikan sebagai pendamping makanan Kamayan ini. Filipina punya sejarah yang hampir sama dengan Indonesia.
Budaya Kamayan ini ternyata sudah dipraktikkan oleh para penduduk sejak zaman sebelum adanya penjajah atau zaman pra-kolonial. Dulu alat makan seperti sendok dan garpu belum masuk, sehingga masyarakatnya langsung menggunakan tangan untuk menyantap makanan.
Selengkapnya baca di Diadona.id