Mengenal `Si Manis dari Timur Tengah`

Reporter : Ervina
Senin, 16 Juni 2014 20:06
Mengenal `Si Manis dari Timur Tengah`
Bangsa Arab menyebarluaskan kurma hingga ke Asia Selatan dan Barat Daya, Utara Afrika, Spanyol dan Italia. Umumnya buah kurma memiliki bentuk lonjong-silinder dengan panjang sekitar 3-7 cm.

Dream - Buah kurma identik dengan Ramadan. Di Tanah Air dan beberapa negara Timur Tengah, si manis berwarna cokelat ini memang cukup familiar sebagai hidangan menu takjil.

Kurma merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di padang pasir, aslinya tanaman ini berasal dari tanah di sekitar Teluk Persia. Salah satu buah yang memiliki rasa paling manis di dunia ini dapat dikonsumsi saat masih segar atau telah dikeringkan dan diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Pohon kurma berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 meter dengan daun sepanjang 3-5 meter serta duri pada tangkai daun, menyirip, dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda. Salah satu varian pohon palem ini telah banyak dibudidayakan sejak zaman Mesopotamia kuno hingga memasuki zaman prasejarah mesir.

Seiring dengan perkembangan zaman, bangsa Arab menyebarluaskan kurma hingga ke Asia Selatan dan Barat Daya, Utara Afrika, Spanyol dan Italia. Bangsa Spanyol kemudian memperkenalkan kurma pada tahun 1765 ke Meksiko dan California, Amerika Serikat.

Umumnya buah kurma memiliki bentuk lonjong-silinder dengan panjang sekitar 3-7 cm berdiameter 2-3 cm. Ketika masih muda berwarna merah cerah agak kuning terang, tergantung jenisnya. Buah kurma terdiri dari beberapa varietas yang bukan hanya tumbuh di Timur Tengah, tetapi juga di negara lain dengan suhu yang relatif panas.

Buah kurma dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan utama yakni lunak, semi-kering, dan kering. Jenis buah ini mempengaruhi kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa di dalamnya.

Di Timur Tengah, buah kurma umumnya tumbuh sebagai varietas yang tak berujung sehingga dapat ditemukan kapanpun. Sementara di Amerika Serikat kurma yang paling umum yakni varietas Deglet Noor yang memiliki tekstur semi-lembut, ramping, dan sedikit kenyal, dan kurma Medjool dengan tekstur montok dan lembut.

Si manis dari Timur Tengah ini juga diklasifikasikan berdasarkan waktu dipanen karena dapat mempengaruhi tekstur lembut atau kering daging buahnya. Kurma yang baru dipanen terasa sangat lembut. Kurma ajwa atau lebih dikenal sebagai kurma Nabi merupakan varietas terbaik dengan harga tertinggi yakni sekitar Rp 350 ribu per kilogram.

(Ism, dari berbagai sumber)

Beri Komentar