Panduan Penting Siapkan Masakan dengan Aman, Sudah Tahu?

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 21 Desember 2017 15:45
Panduan Penting Siapkan Masakan dengan Aman, Sudah Tahu?
Jangan sampai makanan yang sudah dimasak justru dipenuhi bakteri dan memicu keracunan.

Dream - Masakan lezat bermula dari bahan yang berkualitas. Sebelum turun ke dapur, Sahabat Dream harus memilih bahan baku secara teliti demi mendapat asupan gizi yang maksimal. Selain itu, proses mengolahnya juga tidak boleh asal.

Nuri Andarwulan, Direktur Southeast Asian Food & Agricultural Science & Technology (SEAFEST) mengatakan bahwa ada banyak aspek yang perlu diperhatikan terkait dengan keamanan pangan.

" Sebagian besar masyarakat Indonesia masih makan agar kenyang, bukan untuk menikmati kandungan gizinya. Keamanan pangam harus didasari oleh bagaimana seseorang memilih dan mengolah bahan makanan tersebut," tuturnya dalam sesi diskusi Nestle bertajuk 'Food Safety: Dont't Let Good Food Go Bad' di Menteng, Rabu 20 Desember 2017.

Menurut Nuri, produk makanan beku memiliki kadar vitamin jauh lebih sedikit dibanding makanan segar. Produk segar seperti buah dan sayur juga harus dipilih dengan teliti.

Jangan mengambil buah yang sudah lebam serta sayuran yang memiliki bercak tanah. Apabila membeli buah yang sudah dipotong, pastikan untuk mengambilnya hanya dari dalam lemari es.

" Bahan mentah seperti daging merah, ikan dan unggas harus dimasukan ke dalam plastik terpisah saat berbelanja. Hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya kontaminasi silang," ujar Nuri.

Ketika hendak mengolah, mulailah dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian cuci buah dan sayur dengan air mengalir, termasuk buah yang kulitnya akan dikupas. Sementara untuk daging merah dan unggas tidak dianjurkan untuk dicuci dengan air agar bakteri tidak menyebar ke wastafel.

" Penggunaan pisau dan talenan harus dipisah antara bahan mentah dan bahan matang. Saat memasak, pastikan untuk menggunakan suhu ideal 74 derajat celcius. Dengan begitu, panas dapat masuk ke bagian makanan yang paling dalam sehingga bakteri sudah mati," ungkap Nuri.

Setelah membuat hidangan yang diinginkan, segera cuci seluruh alat masak. Peralatan kotor yang dibiarkan menumpuk bisa menjadi habitat pertumbuhan bakteri.

(Sah/Laporan Annisa Mutiara)

Beri Komentar