Sapi Rica-rica/ Foto: Shutterstock
Dream - Hidangan rica-rica merupakan khas Manado, yang biasanya terbuat dari ayam. Sebenarnya, daging sapi juga bisa diolah dengan bumbu khas yang pedas ini. Rasanya juga sangat nikmat.
Untuk membuatnya juga tak terlalu sulit. Sahabat Dream penasaran ingin membuatnya di rumah? Simak resepnya.
Bahan:
- 500 gr daging sapi, potong-potong
Bumbu utuh:
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 1 sdt kaldu sapi bubuk
- 1 sdm gula merah
- garam secukupnya
- air secukupnya
Bumbu halus:
- 5 siung bawang putih
- 8 siung bawang merah
- 3 buah cabai kriting
- 15 buah cabai rawit
- 3 butir kemiri
- 2 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
Cara Membuat:
- Rebus daging sebentar dan tiriskan dari busa dan kotorannya
- Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, daun salam, serai dan lengkuas
- Tumis bumbu hingga matang
- Masukkan daging dan tuang air secukupnya
- Masukkan gula merah dan garam secukupnya
- Aduk rata, tes rasa jika sudah pas, masak terus hingga air berkurang
- Tutup wajan sambil menunggu daging empuk, jangan sering dibuka
- Jika sudah dimasak selama 15 menit, angkat
Laporan Gayuh Tri/ Sumber: Fimela
Dream - Olahan iga sapi tak pernah salah. Pastinya jadi hidangan favorit keluarga. Iga sapi biasanya diolah menjadi sup atau dipanggang dengan bumbu kecap. Nah, ada olahan lainnya yang juga tak kalah sedap.
Iga sapi pindang khas Palembang. Cita rasanya sangat kaya. Gurih, asam, pedas, manis berpadu menjadi satu. Sahabat Dream bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut resepnya.

Bahan:
- 1 kg iga sapi
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai
Bumbu utuh:
- 2 sdm kecap manis
- 2 lembar daun salam
- 2 daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan
- 1 ruas jahe, memarkan
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 2 buah tomat, potong-potong
- 2 batang daun bawang besar, potong-potong
- 1 genggam daun kemangi
Bumbu iris:
- 3 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 buah cabai rawit merah
- 3 buah cabai rawit hijau
Bumbu halus:
- 4 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- 3 buah cabai merah kriting
- 2 buah cabai rawit
- 1 ruas kunyit

Cara membuat:
- Masak presto daging iga selama 30 menit bersama daun salam dan serai
- Setelah habis uap panasnya, buka panci presto, periksa tingkat keempukan daging
- Tumis bumbu iris bawang putih dan bawang merah hingga matang
- Tuang bumbu halus dan tumis hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, serai, jahe dan lengkuas. Masak hingga bumbu matang
- Masukkan iga sapi ke dalam bumbu, aduk rata. Tuang kaldu daging dari hasil presto, jika tidak tersisa air kaldunya, tuang dengan air biasa secukupnya
- Masukkan kecap manis, garam dan gula secukupnya. Tes rasa, jika sudah pas, masukkan potongan tomat dan daun bawang agar segar, angkat
- Sajikan pindang iga sapi khas Palembang hangat dengan nasi putih
Laporan Feby Anindya/ Sumber: Fimela
Dream - Ternyata membumbui daging tidak semudah yang dikira. Bukan hanya sekadar merendam dalam bumbu dan saus tapi ada teknik tertentu yang harus dilakukan agar proses membumbui optimal dan daging terasa lezat.
Sahabat Dream termasuk yang suka mengolah ayam, daging sapi maupun ikan dengan memarinasi atau merendamnya dalam bumbu? Agar mendapatkan rasa yang diinginkan, coba lakukan tiga trik berikut.

Haluskan bumbu
Bawang putih, bawang bombay, lada hitam dan berbagai rempah masakan, cenderung lebih menyerap saat dihaluskan. Bisa juga dipanggang baru digeprek. Cara ini akan membuat aroma dan rasanya lebih keluar. Setelah itu baru dicampur dengan perasan lemon atau saus untuk merendam daging, ayam, atau ikan.
Protein hewani biasanya membutuhkan waktu lebih dari lima menit untuk menyerap semua rasa. Tidak perlu menunggu 24 jam, tetapi sebaiknya diamkan bahan masakan yang dimarinasi selama minimal 30 menit. Bisa juga memarinasi ayam atau daging sapi saat malam, diamkan dalam lemari es, keesokan paginya baru diolah.

Bumbu akan lebih meresap dan aromanya juga sedap. Pastikan saja tak menaruh terlalu banyak garam karena akan terlalu asin.

Penting juga mempertimbangkan porsi masakan. Lebih baik marinasi bahan masakan sesuai dengan porsi makan satu keluarga dan sekali masak.
Takaran bumbunya akan lebih pas. Tak kurang dan tak berlebihan. Selain itu, merendam bahan mentah bisa menimbulkan pertumbuhan bakteri. Jika terlalu banyak dan disimpan lama, khawatir bisa menimbulkan keracunan.
Sumber: Reader Digest