Yakitori (Foto: Shutterstock)
Dream - Kulit ayam memang memiliki rasa yang gurih dan selalu nikmat untuk dimakan. Di Indonesia, biasanya kulit digoreng kering atau dibumbu kuning dan dijadikan sate sebagai makanan pendamping nasi uduk atau bubur.
Masyarakat Jepang ternyata juga penikmat kulit ayam. Untuk mengolahnya, tentu memiliki kekhasan sendiri. Salah satu yang terkenal adalah dengan membubuinya dengan saus manis atau dikenal yakitori.
Sahabat Dream bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Intip saja resepnya.
Bahan:
- 500 gr kulit ayam, cuci bersih
- 3 sdm cuka
- 1 sdt garam
- 4 siung bawang putih, haluskan

- 2 sdm saus tiram
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm saus sambal
- 1 sdm minyak wijen
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt garam
Cara Membuat:
- Cuci kulit ayam dengan 2 sdm cuka agar kesat. Cuci bersih
- Ungkep kulit ayam dengan bawang putih dan garam. Gunakan air secukupnya (hingga kulit terendam), masak hingga matang dan agar tidak berbau
- Teruskan memasak kulit ayam meski air habis hingga mengeluarkan minyak. Tiriskan kulit ayam dari minyaknya
- Potong-potong kulit ayam, rendam dengan bumbu selama 30 menit
- Tusuk-tusuk dengan tusuk sate. Panggang sebentar di atas wajan antilengket hingga krispi dan sedap
- Yakitori kulit ayam siap sajikan, bisa jadi lauk atau camilan
Laporan Febi Anindya/ Sumber: Fimela.com
Dream - Ishii Masafumi, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, dikenal dengan gaya diplomasinya lewat makanan. Lewat akun Instagramnya, ia selalu mengunggah menu-menu makan siangnya yang sangat beragam.
Ishii suka sekali masakan Indonesia dan lebih sering menghabiskan jam makan siang di ruang kantornya. Menu makan siang khas Indonesia biasa ia pesan lewat layanan ojek online.
Kali ini, menu yang disantapnya cukup bikin kaget banyak orang. Ishii menikmati mi instan merek Indonesia, Mie Sedap. Tak disangka seorang duta besar makan mi instan. Rupanya mi tersebut dimasak dengan berbeda atau ia mengistilahkannya sebagai mi 'next level.

" Menurut cerita sekretaris saya, ini bukan mie goreng biasa, dengan tambahan baso, sayuran, bumbu dan satu tahapan lagi membawa mie goreng ini ke “ next level”. Hanya melihat foto ini saja, teman-teman Indonesia pasti sudah tahu kelezatan rasanya," tulis Ishii dalam keterangan foto yang diunggahnya pada 2 Juni 2020 lalu.
Komentar pun bermunculan. Warganet malah menunggu review atau ulasan rasa dari Dubes Ishii. Banyak yang memintanya untuk membandingkan dengan merek lain.
Seperti komentar @damaiantifitria yang menulis " Cobain indomie Goreng juga, Pak.. terus enakan yg mana? Ditunggu reviewnya.."
Ada juga berkomentar kalau Mie Sedap harus bayar mahal. Pasalnya, 'bintang iklannya' seorang Dubes Jepang. Akun @rivopamudji berkomentar " Bintang iklannya mahal ini!" .
Dream - Makanan khas Jepang seringkali menjadi kudapan favorit untuk dinikmati bersama teman atau orang terdekat. Pasalnya, makanan Jepang sangat segar dan bernutrisi.
Tak hanya itu, makanan Jepang juga telah hadir dalam olahan yang halal dan ramah bagi penganut muslim di Indonesia. Seperti sushi, ramen, soba dan udon. Ketiga makanan ini, menurut Imelda Budinman, tetap jadi tren makanan Jepang yang sangat diminati di Indonesia pada 2020 mendatang.
" Bisa dibilang, customer Indonesia masih lebih familiar dengan sushi, ramen, soba dan udon. Sehingga, keempat jenis makanan tersebut yang masih akan tren di tahun depan," ungkap Imelda Budiman, Manager Marketing Jaddi Foods dalam Peluncuran Paket Menu Khusus Akhir Tahun Chibo di Gandaria City, Jakarta Selatan, Selasa 17 Desember 2019.
Walaupun tren makanan Jepang belum bergeser, namun jenisnya semakin banyak diperkenalkan ke masyarakat. Salah satunya adalah okonomiyaki. Okonomiyaki merupakan makanan wajib untuk turis yang datang ke Jepang. Makanan ini seringkali disajikan sebagai makanan utama yang bernutrisi dan lezat.
" Ada opportunity di masyarakat Indonesia untuk mengenal okonomiyaki supaya tahu kalau makanan Jepang nggak hanya itu-itu saja," kata Imelda.

Aslinya, Okonomiyaki disajikan menggunakan daging babi. Kini, di Jepang juga mulai banyak bermunculan kedai okonomiyaki halal. Untuk di Indoesia sendiri ada restoran yang menyajikan okonomiyaki dengan resep otentik Jepang tapi dari bahan-bahan halal, yaitu Chibo yang berada di Gandaria City.
" Masyarakat Jepang tahu okonomiyaki pakai pork. Tapi kalau di sini, no pork no lard jadi bisa dinikmati semua masyarakat," ujar Imelda.