Restoran Rindu Alam Tutup, Ada Memori di Sini?

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 26 Februari 2020 16:04
Restoran Rindu Alam Tutup, Ada Memori di Sini?
Keputusan finalnya ada di tangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dream - Sebelum ada jalan tol Cipularang, akses dari Jakarta menuju Bandung adalah melewati jalanan puncak. Jalur ini terkenal dengan keindahan kebun teh dan udara dinginnya.

Salah satu yang sangat ikonik di jalur Puncak adalah restoran Rindu Alam, Kabupaten Bogor. Kini restoran dengan pemandangan kelokan jalanan puncak itu ditutup. Tepatnya pada 18 Februari 2020 lalu.

Restoran Rindu Alam, dibangun pada 1979 oleh Pangdam Siliwangi kala itu, Letnan Jenderal TNI Ibrahim Adji. Kini Pemerintah Provinsi Jawa barat memutuskan untuk menutupnya karena berdiri di atas lahan milik Provinsi Jawa Barat.

Restoran ini memiliki kontrak untuk penggunaan aset hingga 18 Februari 2020. Restoran legendaris ini masih mungkin untuk beroperasi kembali jika permohonan perpanjangan kontrak, disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

" Karena sudah selesai sesuai perjanjian, kita tutup dulu. Kalau nanti permohonan (perpanjangan) disetujui, bisa beroperasi lagi," kata Kepala Seksi Aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Yayat Sutarya, Selasa, 25 Februari kemarin, dikutip dari Merdeka.com.

 

1 dari 5 halaman

Rencananya Bakal Dijadikan Kawasan Hijau

Menurut Yayat, ada permintaan dari Bupati Bogor, untuk mengembalikan lahan bekas Restoran Rindu Alam, sebagai kawasan hijau (konservasi). Nantinya, keputusan akhir ada di tangan Gubernur Ridwan Kamil.

" Ada dua peminta di atas lahan ini. Ada permintaan dari bupati sebagai pemilik wilayah untuk dikembalikan fungsinya sebagai kawasan hijau," kata Yayat.

Ia mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, meminta maaf kepada masyarakat sekitar. Khususnya yang terlibat atau menggantungkan hidup di Restoran Rindu Alam.

" Kami mohon maaf bahwa kawasan ini, sementara ditutup dulu hingga ada putusan dari pimpinan (gubernur)," katanya.

 

2 dari 5 halaman

Menunggu Keputusan

Yayat juga tidak bisa memastikan apakah bangunan restoran akan dibongkar atau tidak. " Karena kewenangan ada di pimpinan. Bisa jadi objek wisata, mungkin diubah dulu konsepnya. Kita tunggu keputusan pimpinan," katanya.

 Restoran Rndu Alam© Merdeka.com

Sementara Adam Adji, putra dari Ibrahim Adji mengaku tidak mempermasalahkan penutupan ini. Adam hanya menyayangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memproses permohonan sewa kembali.

" Kami minta maaf atas ketidaknyamanan, karena ini lahan milik Pemprov Jabar. Maka kami kembalikan lagi. Ada 80 pegawai di rumah makan ini dan kemungkinan harus menganggur," kata dia. 

3 dari 5 halaman

Makan di Restoran Ini Bisa Sekalian Cari Jodoh

Dream - Makan sendirian bagi sebagian orang jadi hal yang sangat tidak nyaman, apalagi jika makan di restoran. Seringkali banyak pasangan kekasih, dan saat makan sendirian jadi seperti nelangsa.

 © Dream

Terutama bagi mereka yang masih lajang tak punya pasangan. Kini ada sebuah restoran yang 'ramah' bagi para jomblo dan yang ingin mencari pasangan. Yaitu Xing Fu Xiao Guo, yang berlokasi Kulai di Malaysia.

4 dari 5 halaman

Meja unik

Menyajikan menu steamboat yang hangat, restoran ini memiliki penataan meja yang unik. Tiap mejanya dirancang untuk duduk sendiri dengan bagian depan yang tertutup. Jika ingin membuka penutup dan melihat siapa yang ada di baliknya, tinggal memencet tombol saja.

 Pembuka tombol© Facebook

Penempatan meja sengaja dibuat berpasangan. Pengunjung laki-laki akan dipasangkan dengan pengunjung perempuan. Saat penutup dibuka, mereka bisa saling mengenal dan bercengkrama sambil menikmati makanan.

5 dari 5 halaman

Ketuk dulu sebelum dibuka

Bagi mereka yang ingin berkenalan dengan pengunjung di depannya, diminta mengetuk dulu. Bisa mengetuk dua atau tiga kali untuk tahu apakah ia mau berkenalan dan membuka penutup.

  Xing Fu Xiao Guo© Facebook

Jika saling setuju, maka boleh memencet tombol untuk membuka penutup. Sehingga, siapa pun yang makan di sini tak akan merasa kesepian karena makan sendirian. Bahkan bisa jadi cocok dan siapa tahu berjodoh.

Penasaran ingin makan di sana?

 

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup