Semangka Berongga Berbahaya Dikonsumsi? Ini Faktanya

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 11 Oktober 2018 12:01
Semangka Berongga Berbahaya Dikonsumsi? Ini Faktanya
Dalam dunia ilmiah, retakan di semangka itu bernama hollow heart.

Dream - Kita sering mendengar ada orang mengingatkan agar tak mengonsumsi semangka berongga. Dalam artikel yang beredar, semangka yang retak dagingnya disebabkan pestisida yang mengandung forchlorfenuron.

Dalam artikel itu, juga disebut ciri-ciri semangka yang mengandung forchlorfenuron. Semangka ber-forchlfenuron yaitu punya ukuran yang lebih besar dan punya biji putih tak terisi.

Dampak mengonsumsi semangka itu yaitu masalah gangguan kesehatan. Mulai dari masalah kulit, toksitias pernapasan, meningkatkan lesi mortalitas, dan menyebabkan janin bermasalah.

Tetapi, setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Cek-Fakta Liputan6, retak atau rongga pada daging semangka itu terjadi karena pertumbuhan buah yang sangat cepat saat musim hujan.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS) menyebut retakan itu dengan istilah hollow heart. Dalam penelitian, spesialis buah dan sayuran dari Universitas Delaware, Gordon Johnson, hollow heart muncul berhubungan dengan fase penyerbukan atau polinasi. Hormon tumbuhan memegang peran penting munculnya kondisi ini.

Dari penelitian itu disimpulkan hollow heart pada semangka dapat disebut bukan penyakit, namun kegagalan proses pertumbuhan. Semangka karena hollow heart aman dimakan.

Mengenai forchlorfenuronEnvironmental Protection Agency (EPA) menyebut zat ini legal digunakan. Penggunaan forchlorfenuron tidak berbahaya untuk lingkungan, hewan, dan manusia.

1 dari 1 halaman

Wali Kota Palu Dikabarkan Meninggal, Begini Fakta Sebenarnya

Dream - Pasca gempa bumi dan tsunami di Palu pada Jumat, 28 September 2018 lalu, Wali Kota Palu Hidayat dikabarkan meninggal dunia.

Kabar tersebut beredar di media sosial dan grup Whatsapp pada Minggu, 30 September 2018. Berita duka itu bertuliskan " Walikota Palu..pak Hidayat..gugur… Jenazahnya pagi ini ditemukan.. innalillahi Wainnailaihi Rojiun" .

Sontak hal itu menambah keprihatian yang dialami oleh masyarakat Palu. Tapi, kabar tersebut rupanya tidak benar dengan munculnya unggahan dari grup Whatsapp bernama DPD Golkar Sulsel yang menunjukkan kondisi terkini sang Walikota.

" Alhamdulillah walikota sehat dan selamat. Hati-hati berita hoax," bebernya," tulis keterangan dalam foto bersama Hidayat.

Kepada semua pihak, jangan suka menyebarkan informasi tidak benar atau hoaks di tengah musibah ya. Lebih baik bantu saudara-saudara kita yang sedang mendapat musibah dengan menyumbang uang, pakaian atau doa.

Sumber: Fajaronline.co.id

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone