Daun Teh (Foto: Shutterstock)
Dream - Kualitas teh sangat ditentukan oleh rasa dan aroma. Seperti juga kopi, teh butuh perlakuan khusus dalam hal penyimpanan agar aroma dan rasanya tetap terjaga.
Teh, baik yang berupa bubuk, daun kering atau teh dalam kantong bisa dengan mudah kehilangan aroma khasnya jika tak disimpan dengan benar.
Karakteristik rasa yang berbeda dari varian daun teh adalah yang membuatnya istimewa. Tiap jenis teh membutuhkan penyimpanan yang tepat. Berikut beberapa cara tepat menyimpan teh untuk mempertahankan kualitasnya.
Lingkungan yang lembap merupakan 'musuh' bagi daun teh. Daun yang menjadi lembap rentan terhadap jamur.

Jadi, simpan daun teh di wadah dan area yang kering. Bisa di rak atas yang jauh dari sumber air. Hindari menaruh teh dekat kompor, bak cuci piring atau dalam lemari es.
Simpan teh di area dapur yang tak mendapat sinar matahari langsung atau dekat dengan oven.
![]()
Paparan paas yang ekstrem akan merusak aroma dan rasanya. Cari wadah yang kedap udara dan selalu tutup rapat kembali saat menggunakan teh.
Biasanya teh ditaruh di wadah transparan di dapur dan letaknya berada dekat bumbu dapur.

Hindari hal tersebut karena aroma bumbu yang begitu pekat dan keras bisa merusak aroma daun teh. Teh bersifat menyerap kelembapan dan bau dari udara di sekitarnya.
Perhatikan jenis teh dan bedakan penyimpanannya. Teh hitam bisa disimpan selama 2 tahun, sementara varietas teh hijau memiliki umur simpan lebih pendek yaitu hanya 6-8 bulan.

Saat menyimpan dalam kotak atau kaleng, jangan lupa untuk menempelkan label berisi informasi tentang varietas dan tanggal pembelian.
Sumber: Foodal