15 Kesalahan Fatal Saat Menulis CV Lamaran Kerja

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 8 April 2016 09:02
15 Kesalahan Fatal Saat Menulis CV Lamaran Kerja
Meski sepele, namun peluang dipanggil untuk mengikuti tes kerja pasti pupus.

Dream - Anda mungkin telah menulis dan menulis ulang CV berkali-kali, merasa telah tahu semua hal yang bisa mematikan peluang Anda mendapat panggilan wawancara.

Namun di dalam pasar kerja yang sangat kompetitif, detail sekecil apa pun dapat membuat perbedaan.

StandOut CV, layanan menulis CV profesional, telah menyusun daftar 27 kesalahan paling umum yang dibuat oleh pelamar kerja ketika menyusun CV. Ada kesalahan yang jelas, ada juga yang tidak. Dan berikut ini daftarnya.

15. Terlalu Sedikit Isinya

Jangan takut untuk mengisi semua bagian putih di atas kertas. Anda akan membutuhkan setiap jengkalnya, jadi buat margin yang kecil dan tidak meninggalkan jarak besar antar paragraf.

14. Memasukkan Detail Referensi

Banyak yang membuat kesalahan ini. Anda tidak perlu menulis referensi pada CV. Referensi hanya dibutuhkan setelah wawancara, jadi hematlah ruang yang terbatas untuk hal-hal yang lebih penting.

13. Foto

Kecuali jika Anda melamar untuk menjadi model atau bintang iklan, foto tidak diperlukan dan bahkan bisa menjadi penghalang mendapat panggilan wawancara. Manfaatkan setiap ruang kertas untuk teks saja.

12. Logo dan Gambar

Aturan yang mudah: Jika gambar atau logo itu mengganggu di kehidupan sekitar Anda, maka itu mengganggu bagi perusahaan juga. Perusahaan merekrut orang, bukan merek.

11. Menulis Pekerjaan Lama Terlalu Detail

Jangan menuliskan panjang lebar tentang pengalaman kerja yang sudah 10 tahun yang lalu. Perusahaan tidak tertarik dan membuang-buang kertas. Untuk pekerjaan-pekerjaan lama, cukup buat daftar nama perusahaan, masa kerja, dan jabatan.

10. Menulis Alasan Keluar dari Perusahaan Sebelumnya

Simpan ini saat mendapat panggilan wawancara (jika perusahaan bertanya). CV adalah tentang 'menjual' ambisi dan bakat Anda, bukan masalah di perusahaan lama Anda.

9. Minta Besaran Gaji

Uang tidak memiliki relevansi dengan CV. Anda sedang membuktikan kepada perusahaan bahwa Anda orang yang tepat untuk jabatan yang mereka tawarkan, dan mengajukan besaran gaji akan dianggap tidak sopan. Simpan negosiasi tentang gaji sampai Anda tahu mereka menginginkan Anda.

8. Alamat Email yang Aneh

Jangan menodai CV yang bagus dengan alamat kontak email konyol seperti " chunkymonkey@gmail.com." Ini mungkin tampak seperti hal kecil tapi hal ini akan menjadi perhatian bagi perusahaan. Cantumkan email yang mengandung nama Anda.

7. Banyak Kata yang Diulang

CV akan terlihat tidak profesional jika banyak kata yang ditulis berulang-ulang. Cobalah untuk membuat kalimat yang terstruktur untuk menghindarinya atau menggunakan kata lain tapi memiliki arti yang sama.

6. Menggunakan Warna yang Terlalu Menyolok

Sedikit sentuhan warna pada CV mulai menjadi tren saat ini. Tapi jangan terlalu jauh sehingga CV nampak seperti brosur iklan. Boleh-boleh saja menggunakan heading berwarna, tetapi usahakan menggunakan warna hitam di atas kertas putih jika serius ingin diterima bekerja.

5. Menggunakan Huruf Indah

CV seharusnya mudah dibaca, jadi gunakan font yang sederhana. Tidak terlalu tebal dan terlalu banyak lekukan. Calibri merupakan pilihan yang lebih baik daripada Times New Roman yang semakin terlihat kuno.

4. Tidak Mencantumkan Jabatan dan Ringkasannya

Sekali lagi, ini hanya berlaku untuk pekerjaan baru. Tuliskan jabatan, nama perusahaan, dan apa yang Anda lakukan di sana. Tulisan yang dibuat singkat bisa membuat CV yang jauh lebih mudah dibaca.

3. Terlalu Banyak Halaman

Perusahaan pasti sangat sibuk sehingga punya sedikit waktu untuk membaca kisah hidup Anda. Sebuah CV harusnya terdiri dari tidak lebih dari 2 halaman atau, jika Anda benar-benar ekonomis, 1 halaman.

2. Sejarah Masa Kerja yang Hilang

Hampir setiap orang pernah tidak bekerja beberapa bulan dalam hidup mereka, tapi perusahaan akan melihatnya sebagai sejarah masa kerja yang tidak jelas. Jika Anda melakukan sesuatu yang ekstra-kurikuler seperti bepergian atau menjadi relawan, tuliskan saja seperti apa adanya. Sehingga kronologi kerja Anda akan tampak penuh.

1. Berbohong

" Tapi semua orang berbohong di CV mereka," Anda mungkin berkata. Tapi itu sebuah tindakan yang tidak layak ditiru saat melamar pekerjaan. Segalanya akan menjadi lebih buruk jika Anda mendapatkan pekerjaan dan tidak dapat memperlihatkan keterampilan yang Anda tulis dalam CV.

Beri Komentar