3 Peraih Nilai Tertinggi Sementara Tes CPNS, Siapa Saja?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 1 November 2018 13:16
3 Peraih Nilai Tertinggi Sementara Tes CPNS, Siapa Saja?
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat ada tiga peserta yang menjadi top scorer nilai SKD. Nilainya di atas 400.

Dream – Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berlangsung hingga 7 November 2018. Ada tiga jenis materi yang diujikan, yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Agar lolos seleksi, setidaknya peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus melampaui nilai ambang batas. Nilai ambang batasnya pun beragam.

Misalnya, untuk formasi umum, nilai ambang batasnya itu 143 untuk TKP, 80 TIU, dan 75 TWK.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat ada tiga peserta yang menjadi top scorer nilai SKD. Siapa saja mereka? Tiga orang ini melamar di instansi yang berbeda-beda.

Ada yang melamar di kementerian. Ada pula yang melamar di pemerintah daerah.

Berikut ini adalah rinciannya, dilansir dari akun Twitter BKN, @BKNgoid, Kamis 1 November 2018.

1 dari 3 halaman

Anis Andayani

Pencetak nilai tertinggi sementara TKD saat ini adalah Anis Andayani. Anis bisa “ menggeser” posisi Bonar Mangara Trijaya Manurung dan Diah Armyati sebagai pencetak nilai tertinggi di ujian SKD CPNS.

Anis mendapatkan total nilai 412. Rinciannya, dia mendapatkan skor 140 untuk TWK, 125 TIU, dan 147 TKP. Dia melamar sebagai bidan di Kabupaten Bogor.

 

2 dari 3 halaman

Bonar Mangara Triyaja Manurung

Pencetak nilai tertinggi selanjutnya adalah Bonar Mangara Trijaya Manurung. Dia adalah top scorer sementara untuk tes TKD di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Bonar mendapatkan nilai 411 dengan rincian 125 TWK, 130 TIU, dan 156 TKP. Dia mengerjakan tes di Kantor Regional III BKN Bandung, Jawa Barat.

 

3 dari 3 halaman

Diah Armyati

Diah Armyati mencetak nilai 411 untuk Tes Kompetensi Dasar. Rinciannya, dia mengantongi nilai 135 untuk TWK, 125 TIU, dan 151 TKP.

Diah melamar CPNS di Kementerian Kesehatan. Dia mengikuti tes di Politeknik Kesehatan I Jakarta pada sesi ke-17.

Beri Komentar