5 Cara Jitu Hadapi Bos yang Toxic

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 8 Juni 2021 11:34
5 Cara Jitu Hadapi Bos yang Toxic
Bos toxic ini banyak banget ditemukan di dunia kerja. Semoga kamu tidak bertemu dengan yang seperti ini, ya?

Dream – Melihat banyaknya waktu yang dihabiskan untuk bekerja setiap hari, tak mengherankan seorang pimpinan bisa membuat pengalaman yang menyenangkan atau memuakkan bagi karyawannya. Kalau bosnya menyebalkan, orang-orang pun rela meninggalkan kantor.

Dikutip dari The Ladder, Selasa 8 Juni 2021, berdasarkan hasil studi, ada 60 persen karyawan memilih hengkang dari perusahaan karena atasan langsungnya. Meskipun jarang ditemukan manajer yang ideal, kamu pun harus bersiap-siap mengatasi pimpinan yang toxic.

Ada lima ciri-ciri pimpinan yang menyebalkan. Pertama, lingkungan kerja jadi berubah. Sebelum kedatangan bos baru, lingkungan kerja seakan menjadi tempat yang menyenangkan. Namun, saat ada pimpinan baru, lingkungan kerja berubah drastis dan seolah-olah menjadi “ neraka”.

Kedua, micromanaging. Nah, bos yang seperti ini biasanya turun tangan untuk hal yang remeh-temeh yang sebenarnya bisa dilakukan oleh karyawan. Manajer yang seperti itu tidak bisa mempercayai orang lain untuk mengerjakan pekerjaannya.

Ketiga, “ haram” untuk mengakui kesalahan. Manajer yang toxic ini jelas tak mau mengakui kesalahan yang dilakukannya.

1 dari 3 halaman

Ingin Bagus Sendiri

Keempat, hanya membuat diri sebagai “ nomor satu”. Alih-alih membangun hubungan yang baik, pimpinan macam ini justru hanya ingin membuat dirinya terlihat bagus. Kamu hanya diperlakukan sebagai antek-anteknya daripada kolega.

Manajer seperti ini hanya tertarik kepada orang-orang yang bisa membantunya daripada menolong karier bawahan. Hierarki menjadi hal yang penting dan mereka juga tak segan mengakui pekerjaanmu sebagai pekerjaannya.

Kelima, perlawanan adalah sia-sia. Seorang bos yang baik akan memberikan feedback yang konstruktif dan mau berbenah diri. Tapi, pimpinan yang toxic tidak.

Tak peduli seberapa jelas kamu mengekspresikan diri dan mengkritiknya, dia tidak akan mendengarnya. Malah, mereka bisa memberikanmu sanksi untuk menunjukkan kuasanya.

2 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Bos yang seperti ini benar-benar menyebalkan, ya, Sahabat Dream. Kalau dapat yang seperti ini, ada lima cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa menghadapi bos toxic.

Pertama, meskipun terdengar mustahil, kamu bisa mencoba berbicara langsung kepada atasanmu. Ungkapkan dengan jujur tentang masalah-masalah yang dihadapi.

Kedua, pelajari kebiasaannya. Setelah berinteraksi cukup lama bisa membuatmu lumayan frustrasi, kamu bisa menggunakan cara yang ini, yaitu mempelajari kebiasaannya dalam merespons sesuatu. Misalnya, dapat bos yang narsis, kamu bisa membuat mereka bisa lebih dibutuhkan dan divalidasi.

Ini akan menguntungkan bagimu karena pimpinan toxic nan narsis tak terlalu mengancam dan memberikan lebih banyak ruang untuk melakukan pekerjaan.

3 dari 3 halaman

Bisa Keluar dari Pekerjaan

Ketiga, kamu bisa cari dukungan. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari orang lain yang dipercaya. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk membangun hubungan dengan rekan yang lain. Tak ada yang bisa menyatukan orang-orang selain musuh yang sama.

Keempat, kalau metode ini tidak berfungsi dengan baik, kamu bisa mencari dukungan dari HRD. Meskipun sedikit HRD yang beroperasi dengan cepat dan efektif, perusahaan seharusnya menyadari dan memperhatikan apa yang terjadi dengan atasanmu sehingga bisa menanganinya dengan tepat. Kalau tak ada HRD, kamu bisa mencari dukungan dari rekan kerja yang selevel atau lebih tinggi daripada atasan.

Kelima, mulai mencari pekerjaan di tempat lain. Bos yang toxic seperti ini bisa mendatangkan malapetaka bagi kesehatan mental. Kalau situasinya tak bisa dipertahankan, kamu bisa mulai mencari pekerjaan di tempat yang baru.

Kalau situasinya benar-benar darurat, kamu bisa berbicara dengan keluarga atau pasangan untuk mencari dukungan keuangan sementara. Ini bisa dilakukan sembari mencari pekerjaan yang baru.

Beri Komentar