Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Produk Apple Pertama Yang Bernilai Tinggi
Dream - Setiap produk selalu berupaya untuk terus terkenal dan populer di masyarakat. Namun tak jarang popularitas mereka dicabut dengan cepat.
Selama masa suram itu terdapat dua pilihan. Menerima kekalahan atau merancang startegi untuk kembali berjaya.
Dalam upaya meraih popularitasnya, upaya rebranding sebuah produk yang mati suri membutuhkan upaya rebranding besar-besaran.
Mengutip laman businessinsider, Sabtu, berikut adalah produk populer yang bangkit dari kuburannya. Hebatnya mereka bisa meraih kembali kejayaanya:
1. Myspace
Sejak 2005 sampai 2008, MySpace merupakan salah satu situs jejaring aosial yang terbesar di dunia. Di tahun 2008, kehadiran Facebook membuat MySpace terlupakan.
Tak menyerah, MySpace membuat gebrakan. Mengkapitalisasi bisnis paltform musiknya, MaySpace yang didukung musisi Justin Timberlake ini merancang ulang situsnya. Alhasil mereka berhasil kembali meriah popularitasnya sebagi tempat bagi musisi dan artis.
2. Dr Marten
Siapa yang tak kenal produk ini. Sepatu di atas mata kaki ini begitu berjaya di era 1970-1990. Sempat mati suri, sepatu boot sini kembali membangun kejayaannya dengan membuat sepatu aneka warna.
3. Cadillac
Sempat menjadi simbil kesuksesan, siapa sangka Cadillac hampir merenggang nyawa di era 90-an. Gelar sebagai kendaraan mewah tiba-tiba menghilang begitu saja.
Merelokasi bisninya dari Detroit ke New Yor dan mengubah model marketing ke dunia digital, perlahan merek Cadillac kembali populer.
4. Polaroid
Kamea digital membuat Polaroid tersingkir di era 2000-an. Namun sejak pemilik Polaroid bisa mengunggah fotonya ke dunia maya, pendapatan Polaroid perlahan mulai merangkak.
Kini Polaroid bahkan dianggap salah satu gadget keren dengan memperkenalkan ikon kamera One-Stop.
5. Nintendo
Inilah game yang pernah menjadi raja di bisnisnya. Nintendo sempat hampir merenggang nyawa saat Sony Playstation 2 dirilis Sony pada tahun 90-an.
Namun di tahun 2000, Nintendo menggebrak dunia game dengan merilis produk berbasis wii. Inovasi teranyar ini membuat Nintendo kembali dikenal publik
6. Apple Inc
Apple pertama kali muncul tahun 80-an sebagai sistem komputer rumah dan sempat mendominasi pasar. Namun kehadiran Windows di 90-an membuat nasib Apple hampir habis.
Kembalinya Steve Jobs pada tahun 1997 membuat Apple merintis kejayaannya. Fokus pada computer personal dan Ponsel, Apple pelan-pelan kembali berjaya dan menjadi raja dibisnis teknologi.
7. Lego
Merek mainan sederhana ini mengalami kemundurannya pada awal tahun 2000. Dengan menunjuk CEO baru pada 2005, merek ini kembali melompat dan banyak digandeng sejumlah perusahaan hiburan mulai dari taman hiburan, video games, hingga film.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya