Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pesawat China Airline (Ibtimes)
Jian bermaksud melahirkan bayinya menjadi warga negara Amerika Serikat
Dream - Seorang wanita Taiwan melahirkan seorang bayi perempuan pada penerbangan China Airlines di ketinggian 30.000 kaki. Akibat kejadian ini perempuan itu dikenai denda US$ 32 ribu atau setara dengan Rp 430 juta.
China Airlines terpaksa mengeluarkan biaya untuk mengalihkan penerbangan agar wanita tersebut mendapatkan perawatan medis. Wanita hamil bernama Jian itu, melakukan perjalanan dari Taipei ke Los Angeles dan tiba-tiba melahirkan bayi di dalam pesawat saat terbang di atas daratan Amerika.
Diduga, Jian bermaksud melahirkan bayinya di Amerika dengan harapan anaknya bisa menjadi warga negara Paman Sam. Saat melakukan perjalanan udara ke Amerika itu, usia kandungan Jian adalah 36 minggu.
Menteri Transportasi dan Komunikasi Taiwan Chen Jian-yu, mengatakan China Airlines telah mengeluarkan biaya itu untuk mengalihkan pesawat sehingga Jian bisa mendapatkan perawatan medis. Sekarang, perusahaan penerbangan tersebut ingin Jian mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan.
Menurut sebuah situs Tiongkok, Jian terus bertanya "Apakah kita sudah sampai di Amerika?" selama penerbangan, sambil terus menolak untuk melahirkan di lantai pesawat.
Setelah bayi perempuan itu lahir, pesawat dialihkan ke Anchorage, Alaska. Jian dan anaknya kemudian dikirim ke rumah sakit untuk perawatan medis.
Pada tanggal 17 Oktober, Jian dideportasi ke Taiwan, tapi bayi itu diserahkan kepada seorang teman, yang akan merawatnya sampai dia cukup umur untuk bepergian. Bayi itu diberi kewarganegaraan AS.
(Ism, Sumber: IB Times)