Aksi Jual Berlanjut, Indeks Syariah Dibuka Melemah

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 10 Maret 2016 09:42
Aksi Jual Berlanjut, Indeks Syariah Dibuka Melemah
Kurs rupiah pagi ini bergerak menguat meski dalam rentang tipis

Dream - Aksi beli selektif investor memaksa bursa saham syariah kembali dibuka melemah. Koreksi di sektor saham konsumsi dan infrastruktur menekan laju indeks.

Pelemahan bursa saham Indonesia ini berbanding terbalik dengan sebagian besar bursa Asia. Indeks Hang Seng dan Nikkei pagi ini dibuka menguat.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 10 Maret 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun tipis 0,263 poin ke level 153,045.

Sementara indes saham unggulan syariah, Jakarta Islamic Index (JII), terkoreksi 1,627 poin ke level 646,733.

Hingga perdagangan pukul 09.31 WIB, kedua indeks acuan saham syariah ini belum keluar dari zona merah. ISSI masih terkoreksi 0,882 poin (0,58%) ke level 152,426. Sedangkan indeks JII turun 5,831 poin (0,74%) ke level 642,529.

Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini sudah mencapai Rp 778,74 miliar dengan 5,72 miliar saham berpindahtangan.

Untuk sementara, papan perdagangan ISSI didominasi penguatan harga saham dari 64 emiten. Namun kenaikan ini masih kalah dari 53 emiten ISSI yang turun ke zona negatif.

Emiten di sektor perkebunan menjad incaran pelaku pasar. Begitu pula saha perdagangan, properti, dan industri dasar.

Sementara saham barang konsumsi, infrastruktur, dan industri dasar untuk sementara dijauhi pemilik modal.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah menanjak pelan sepanjang pagi ini. Saat ini rupiah menguat 5 poin (0,04%) menjadi 13.152 per dolar AS.

Beri Komentar