Alhamdulillah.. Proses Bisnis dan Jasa KSEI Sudah Sesuai Syariah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 1 April 2019 17:45
Alhamdulillah.. Proses Bisnis dan Jasa KSEI Sudah Sesuai Syariah
KSEI mengakui masih ada masyarakat ragu berivestasi di pasar modal syariah. Dengan fatwa ini diharapkan keraguan tersebut hilang.

Dream - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) resmi memperoleh Fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) terkait proses bisnis atas layanan jasa yang diberikan perusahaan.

Sekretaris DSN-MUI Dr. H. Anwar Abbas menyerahkan secara langsung fatwa tersebut kepada Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Fatwa bernomor 124/DSN-MUI/XI/2018 itu berisi tentang penerapan prinsip syariah dalam pelaksanaan layanan jasa penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu.

" Kesimpulannya mulai hari ini KSEI akan menyelenggarakan dan memproses kegiaatan bisnis, dengan pedoman syariah yg sudah ada, dan kita akan pantau juga bagaimana caranya sesuai dengan ketentuan syariah," kata Dr. H. Anwar Abbas selaku Sekretaris DSN-MUI, di acara peresmian Fatwa DSN-MUI KSEI, Bursa Efek Indonesia 1 April 2019.

Friderica Widyasari Dewi menjelaskan proses mendapatkan fatwa dari MUI ini membutuhkan waktu hingga 2 tahun. Selama periode tersebut, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) harus mempelajarinya sistem transaksi di KSEI dengan detail.

" Setelah proses review selama dua tahun kami mendapatkan fatwa no 124 ini, berarti bahwa proses bisnis dan layanan jasa yang diberikan KSEI sudah sesuai dengan syariah," kata friderica

Anwar menambahkan proses dua tahun dibutuhkan DSN-MUI karena lembaganya harus melihat secara detail transaksi yang dilaksanakan KSEI. Proses itu diteliti agar tidak ada praktik riba serta roda bisnis KSEI berjalan sesuai syariat Islam.

" Prosesnya lama karena harus terhindar dari praktek ribawi, ghoror, kira-kira ada ga titik yang akan bermasalah. kalo ga ada praktek ribawi dan yg lain baru oke," kata anwar

Dengan adanya fatwa dari MUI, Anwar berharap dapat menjadi acuan bagi para pelaku pasar untuk menyelanggarakan bisnis sesuai dengan syariah.

Friderica mengakui jika alasan mendapatkan fatwa MUI berawal dari keinginan masyarakat untuk berinvestasi tetapi masih meragukan kesesuaiannya dengan praktik bisnis yang mengikuti syariah Islam. Dengan terbitnya adanya fatwa ini, Frederica berharap setiap calon investor akan semakin mantap berinvestasi di pasar modal syariah.

(Sah/Laporan: Ratih Permatasari)

Beri Komentar
Anak Millenial Wajib Tahu, Ini Tips Umroh Tenang Tanpa Utang