Melemah di Awal Sesi, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 13 Maret 2019 16:57
Melemah di Awal Sesi, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Tiga indeks syariah dan IHSG kompak menguat.

Dream - Indeks syariah mulai melawan beraksi positif setelah melemah sepanjang awal pekan ini. Dipicu sektor properti yang jadi buruan investor, tiga indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi perdagangan Rabu 13 Maret 2019, di zona positif.

 

Meski bergerak menanjak, laju indeks syariah masih dibayangi aksi jual investor. Kondisi bursa regional yang masih bergerak variatif memaksa investor melakukan aksi beli selektif. 

Beruntung masih ada sentimen positif dari kondisi fundamental ekonomi nasional yang diyakini masih cukup kuat. 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan tengah pekan ini dengan menanjak 1,083 poin (0,58%) ke level 189,384. Semula, ISSI mengawali perdagangan di zona negatif usai melemah ke level 187,973.

Namun koreksi ISSI hanya berjalan sekitar 1 jam. Di sesi berikutnya, ISSI terus bergerak menguat dan baru tancap gas jelang sesi penutupan. ISSI mencetak posisi tertingginya di sesi penutupan.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut naik 3,964 poin (0,57%) ke level 694,429. Begitu pula indeks JII70 yang bertambah 1,614 poin (0,69%) ke level 232,773.

Mulai munculnya aksi beli akibat sentimen harga komoditas mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 23,801 poin (0,36%) ke level 6.337,575.

1 dari 1 halaman

Siapa Emiten Syariah Pencetak Top Gainer Kali Ini?

Investor aktif berburu saham properti yang mencatat kenaikan indeks tertinggi 1,05 persen. Penguatan indeks ini diikuti sektor barang konsumsi 0,91 persen dan industri dasar 0,76 persen.

Sayangnya indeks sektor industri aneka masih melemah sebesar 0,85 persen dan infrastruktur 0,61 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp950, ITMG Rp550, CPIN Rp350, AALI Rp325, dan SMGR Rp325.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah TCPI yang harga sahamnya terkoreksi Rp1.000, BYAN Rp200, CMNP Rp165, GHON Rp130, dan FASW Rp125.

Pada pukul 16.05, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah. Kurs dolar AS terhadap dolar AS menguat 21 poin (0,15%) ke level Rp14.287 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival