Arab Saudi Bikin Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 18 November 2022 18:45
Arab Saudi Bikin Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung
Proyek ini menelan biaya hingga US$5 miliar atau sekitar Rp78 triliun.

Dream - Arab Saudi akan membangun kapal pesiar raksasa unik berbentuk kura-kura. Megaproyek kapal pesiar yang diberi nama diberi nama Pangeos itu akan menjadi bangunan terapung terbesar yang pernah dibangun.

Proyek ini menelan biaya hingga US$5 miliar atau sekitar Rp78 triliun. Arab Saudi menggandeng desainer asal Italia, Lazzarini, untuk membuat terayacht.

Diberi nama Pangeos, yang berasal dari kata pangea atau benua, kapal pesiar ini akan jadi yang terbesar yang pernah ada di bumi.

1 dari 3 halaman

Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung© Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung

Mahalnya biaya pembangunan dirasa sebanding dengan apa yang didapat. Bayangkan, kapal pesiar ini akan membentang sepanjang 550 meter dengan lebar 610 meter.

Menurut Lazzarini, Pangeos akan jadi 'Kota Terapung' yang pernah dibuat oleh manusia. Bentuknya pun sangat indah, seperti penyu raksasa.

Dilansir Metro, di dalamnya akan ada hotel, pusat perbelanjaan, taman, pantai, pelabuhan untuk kapal dan pesawat kecil. Jadi pengunjung bisa datang dari mana saja, mengingat kapal ini tak akan berhenti berlayar keliling dunia.

 

2 dari 3 halaman

Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung© Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung

Dibangun di Arab Saudi, para desainer telah mengeruk bendungan melingkar untuk Pangeos. Letaknya di Pelabuhan King Abdullah, 81 mil sebelah utara Kota Jeddah.

Dibagi menjadi blok-blok seperti kota, Pangeos akan memiliki alun-alun utama. Area cangkang atas akan di kelilingi oleh ruang taman yang menjadi tempat pendaratan pesawat.

3 dari 3 halaman

Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung© Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bentuk Penyu, bak Kota Terapung

Di bagian bawah kapal, tim desain juga menyertakan 30.000 sel, atau kompartemen kluster, dan memberikan solusi terapung yang tidak dapat tenggelam untuk ruang bawah tanah.

Lazzarini berharap untuk memulai proyek ini pada tahun 2033 dengan waktu pembangunan selama 8 tahun. Nantinya akan ada tiket masuk virtual melalui NFT sebesar US$16 dan US$169 untuk apartemen VIP.

Laporan : Erdyandra Tri Sandiva

Beri Komentar