Sarjana Cum Laude Dijamin Lolos Tes CPNS, Batal!

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 25 November 2015 16:16
Sarjana Cum Laude Dijamin Lolos Tes CPNS, Batal!
Sebelumnya, para lulusan terbaik diberikan jaminan lolos dalam seleksi CPNS.

Dream - Fasilitas `karpet merah`, lolos tanpa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi lulusan cum laude batal terwujud. Para lulusan terbaik ini masih harus tetap mengikuti tes.

Sebelumnya, wacana jaminan lolos tes CPNS bagi lulusan cum laude muncul dari pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi.

Juru Bicara Menteri PANRB, Herman Suryatman mengakui wacana itu memang sempat mengundang pro dan kontra. Tak mau isu makin berkembang, Herman menegaskan penerimaan CPNS untuk lulusan cum laude tetap mengikuti koridor peraturan perundangan yang berlaku.

" Pak Menpan menegaskan, untuk meningkatkan kualitas dan performa SDM aparatur, beliau memberikan apresiasi kepada para sarjana cumlaude atau dalam bahasa normatifnya putra/putri lulusan terbaik," katanya.

Sesuai ketentuan yang ada, pola rekrutmen CNPS menurut Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis pada kualifikasi dan kompetensi.

" Jadi tidak sembarangan, ada proses dan mekanisme yang harus ditempuh. Bukan tanpa tes sama sekali," ujarnya.

Merujuk Peraturan Menteri PANRB Nomor 26 Tahun 2014 tentang Formasi Khusus ASN Kementerian/Lembaga TA 2014, disebutkan formasi untuk putra/putri lulusan terbaik adalah lulusan dari Perguruan Tinggi yang Terakreditasi A dan Program Studi Terakreditasi A, Perguruan Tinggi Luar Negeri yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta predikat Lulusan Cumlaude/dengan Pujian.

" Kami jamin akan mendapatkan lulusan yang berkualitas dan kompeten," kata Herman.

Selain kriteria objektif di atas, teknis pelaksanaan pengadaan formasi CPNS untuk lulusan terbaik juga akan dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Panitia Seleksi Nasional, baik terkait tata cara seleksi maupun persyaratan administratif lainnya.

Secara umum, pelaksanaan pengadaan ASN dari jalur formasi untuk putra/putri lulusan terbaik, sama dengan dari jalur umum. Mereka masih melalui tahap passing grade-nya. Hal yang membedakan hanya pada persyaratan administratif serta kepesertaan seleksi, yakni dikompetisikan sesama lulusan terbaik.

Selain lulusan cum laude, formasi khusus CPNS ini juga berisi para sarjana mengajar di tempat terdepan, terluar dan tertinggal (SM3T), formasi untuk atlit berprestasi dan pelatih berprestasi, formasi untuk putra/putri papua, serta formasi disabilitas. (Ism) 

1 dari 1 halaman

Sarjana `Cum Laude` Dijamin Lolos CPNS Tanpa Tes

Dream -  Kabar baik bagi mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi Tinggi (IPK). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menjamin lulusan terbaik dari perguruan tinggi ternama, bisa melamar sebagai calon pegawai negeri sipil (PNS) tanpa seleksi.

Pemerintah saat ini memang berencana membuka jalur khusus bagi lulusan terbaik. " Peraih cum laude dijamin lolos PNS," ujar Yuddy mengutip laman money.id, Kamis, 28 Oktober 2015.

Yuddy menilai lulusan dengan IPK tinggi adalah sumber daya manusia (SDM) unggul yang tak patut disia-siakan. Kemampuan mereka diyakini bisa membantu meningkatkan kinerja aparatur sipil negara.

" Semisal, saya baca di media massa ada lulusan terbaik dari universitas ternama maka saat itu juga saya perintahkan Deputi SDM mencarinya, sekaligus menawari masuk instansi mana yang diinginkan untuk bergabung," terangnya.

Para rektor juga diundang Yuddy untuk berkomunikasi dengannya jika ada mahasiswa berprestasi dengan bukti nilai terbaik. 

" Tidak ada tes bagi mereka, tapi hanya persyaratan administratif. Selalu ada tempat bagi pemuda berprestasi berkarier di pemerintahan," ucapnya.

Untuk tahun ini pemerintah telah merancang program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang menyekolahkan anak berprestasi. Mereka nantinya akan direkrut menjadi pegawai pemerintah.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak terjebak oleh tawaran rekrutmen PNS dari orang-orang tak bertanggung jawab dengan iming-iming uang. " Saya jamin proses rekrutmen PNS bersih dari nepotisme, termasuk harus membayar. Masyarakat harus tahu karena itu pasti bohong," kata Yuddy. (Ism) 

Beri Komentar