Pesawat F-16
Dream - Peristiwa terbakarnya pesawat F-16 di Bandara Halim Perdanakusuma memperlihatkan kepada dunia lemahnya pertahanan dan keamanan Indonesia.
Pasalnya, pesawat tempur yang merupakan kekuatan pertahanan udara Indonesia ini sudah terbakar sebelum ikut menjaga pertahanan tanah air. Sebenarnya, apakah begitu lemahnya pertahanan RI karena kurangnya anggaran Kementerian Pertahanan dan Keamanan untuk alat utama sistem senjata (alutsista).
Berdasarkan situs Kemhan, Kamis, 16 April 2015, untuk pengadaan pesawat F-16 ini, pemerintah hanya menyediakan anggaran sebesar US$ 430 juta atau Rp 4,73 triliun pada tahun anggaran 2012 lalu.
Padahal, Kasau Marsekal Imam Sufaat menyatakan harga satu skuadron atau 12 pesawat baru F-16 blok 52 dari pabriknya, Lockheed Martin, mencapai sekitar US$ 1,6 miliar atau Rp 17,6 triliun.
Harga enam pesawat baru F-16 blok 52 adalah US$ 720 juta. Jadi, untuk satu buah pesawat F-16 blok 52 dibutuhkan anggaran sekitar US$ 120 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.
Untuk itu, pihak Kemhan mengharapkan hibah pesawat dari Amerika Serikat. Menhan menegaskan Indonesia memilih mendatangkan pesawat bekas F-16 dari AS melalui proses hibah daripada membeli pesawat baru karena jika membeli pesawat baru, maka Indonesia hanya akan mendapat enam unit pesawat.
" Sementara dengan menerima pesawat hibah, Indonesia bisa mendatangkan 24 unit pesawat sekaligus," ujar Purnomo Yusgiantoro ketika masih menjabat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.
Tapi hibah itu tidak gratis. Biaya untuk mendatangkan 24 pesawat hibah bekas F-16 itu adalah sebesar US$ 600 juta atau Rp 6,6 triliun. Lalu membengkak jadi US$ 750 juta atau Rp 8,2 triliun dengan asumsi dolar Rp 11 ribu pada saat itu.
Jadi, dengan demikian, harga satu pesawat F-16 bekas yang terbakar itu adalah Rp 341 miliar.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan