Mantan Kuli Bangunan Gusur Jack Ma Jadi Orang Terkaya Tiongkok

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 30 Oktober 2021 15:01
Mantan Kuli Bangunan Gusur Jack Ma Jadi Orang Terkaya Tiongkok
Namanya Zhong Shanshan. Jalan hidup menuju kesuksesan dilalui dengan perjuangan. Kini dia menikmati hidup serba berkecukupan dengan harta mencapai Rp854 Triliun

Dream – Zhong Shanshan menjadi orang terkaya nomor satu di Tiongkok dengan kekayaan mencapai US$60,6 miliar (Rp854,9 triliun). Dia naik peringkat dari posisi ketiga di tahun lalu 2020 setelah kekayaannya meningkat US$3,9 miliar (Rp550,18 triliun) meski ekonomi dilanda pandemi Covid-19.

Kekayaan Zhong menggeser pendiri Alibaba, Jack Ma, yang tahun lalu memegang mahkota orang terkaya di Tiongkok. Ma harus melepaskan titel miliarder terkaya China setelah melorot ke peringkat kelima dengan kekayaan US$39,6 miliar (Rp558,64 triliun).

Dikutip dari SCMP, Jumat 29 Oktober 2021, berdasarkan Hurun Research Institute, nilai pasar dua perusahaan terbuka milik Zhong, Nongfu Spring dan Beijing Wantai Biological, naik masing-masing 10 dan 40 persen selama 12 bulan terakhir.

Namun kesuksesan yang diraih Zhong tak diperoleh dengan mudah. Banyak jalan berliku yang dilalui oleh pria berumur kepala enam itu. Zhong yang tak lulus SMP ini membantu orang tuanya untuk mencari uang. Dia bekerja selama sepuluh tahun untuk menjadi kuli bangunan dan tukang kayu.

1 dari 3 halaman

Jatuh Bangun Rintis Bisnis

Pada 1977, dia gagal mengikuti ujian masuk perguruan tinggi. Tapi, dia tak patah semangat dan mengikuti saran orang tuanya untuk kuliah di kampus yang kini bernama Zhejiang Radio and TV University.

Setelah lulus, Zhong bekerja menjadi seorang reporter di Zhejiang Daily. Pada 1988, Zhong memutuskan mengundurkan diri dan mendirikan media koran Pacific Post dan bisnis jamur di Hainan, Tiongkok.

Sayang bisnis jamurnya menemui kegagalan. Iklim Hainan tidak mendukung pertumbuhan jamur. Zhong kehilangan banyak uang.

Lagi-lagi menunjukan karakter tak pantang menyerah, Zhong banting setir menjadi penjual gorden. Dari sini, dia mendapatkan keuntungan ribuan dolar. Tapi, setelah mencoba bisnis tambak udang, lagi-lagi dia gagal.

2 dari 3 halaman

Berjumpa Bos Air Mineral

Zhong berjumpa dengan koleganya di Hangzhou, Zong Qinghou, CEO Wahaha. Sekadar informasi, perusahaan ini menjual air mineral, jus, dan beragam produk kesehatan.

Hainan yang menjadi kawasan ekonomi khusus pun menjadi keuntungan bagi Zhong. Dia membeli produk Wahaha dengan harga yang murah.

Rumor pun berkembang. Zhong dikabarkan mengapalkan produk Wahaha dengan harga yang berbeda ke Guangdong dan mengantongi keuntungannya. Karena kabar ini, hubungan keduanya pun memburuk.

3 dari 3 halaman

Bisnis Air Minum Bikin Kaya

Terinspirasi dari potensi pasar makanan sehat, pada 1993, Zhong mendirikan bisnis pil kura-kura, Hainan Yang Sheng Thang. Kura-kura menyimbolkan panjang umur dan kesehatan di Tiongkok.

Tapi, bisnisnya tak berdampak apa pun. Zhong kembali berpikir mencari bisnis yang lebih bagus. Pilihan jatuh kepada pemikiran bahwa setiap orang butuh air minum.

Pada 1996, dia meluncurkan bisnis air minum, Nongfu Spring.

Selama dua puluh tahun, Zhong juga meluncurkan dendeng daging, teh botol, jus, dan beragam minuman. Tapi, bisnis air mineralnya, Nongfu Spring, yang paling sukses. Bahkan, mengantarkan pria itu ke kesuksesan setelah IPO pada September 2020.

Beri Komentar