Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dicabutnya sanksi ekonomi dunia terhadap Iran bakal membuat perubahan besar pada industri keuangan syariah dunia. Bahkan negara dunia diimbau untuk bersiap dengan perubahan besar yang terjadi.
Mengutip laman gulf-times.com, Kamis, 4 Februari 2016, Iran selama ini merupakan salah satu negara yang menjalankan sistem perbankan syariah terbesar di dunia.
Iran juga dikabarkan siap membawa industri perbankannya masuk pasar internasional.
Saat ini industri keuangan Iran mengambil posri 40 persen dari aset bank syariah dunia yang mencapai US$ 482 miliar. Jumlah ini lebih besar dari gabungan Arab Saudi, Malaysia, dan Uni Emirat Arab.
Setelah terisolasi dari pentas internasional, BUMN dan perusahaan swasta Iran diyakini bakal mencari sumber pendanaan dari industri keuangan dunia.
Analisa Ramin Rabii, CEo dari perusahaan investasi Turquoise Partners, mengatakan pasar surat utang syariah (Sukuk) dan produk investasi syariah lainnya diyakini bakal tumbuh subur di Iran.
Alhasil, aksi besar-besaran Iran ini akan mengubah industri keuangan syariah yang dipimpin Iran. Arab Saudi bahkan harus merelakan posisinya diambil negara musuh bebuyutannya ini.
Namun para analis juga memperkirakan upaya Iran menguasai pasar keuangan syariah dunia bakal menghadapi banyak hambatan. Sanksi ekonomi telah membuat banya lembaga keuangan Iran harus mengejar ketertinggalannya dengan negara lain.
Bank di Iran juga harus berhadapan dengan tingkat kredit macet yang tercatat memuncak hingga 17 persen pada akhir 2013.
Persoalan lain adalah model bisnis keuangan syariah Iran berbeda dengan negara-negara mayoritas muslim lainnya. Iran selama ini didominasi dengan peraturan dari golongan syiah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya