Bio Farma Cari Pemasok Vaksin Mandiri Buat Pegawai Swasta

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 27 Februari 2021 15:40
Bio Farma Cari Pemasok Vaksin Mandiri Buat Pegawai Swasta
Ada dua vaksin yang sedang dijajaki Bio Farma

Dream - Kementerian Kesehatan menegaskan vaksinasi Gotong Royong yang digagas para pengusaha harus menggunakan vaksin berbeda dari yang selama ini dipakai pemerintah. Para pekerja penerima vaksin juga akan dibebaskan dari pungutan untuk mendapat suntikan tersebut

“ Seluruh penerima vaksin Gotong Royong tidak akan dipungut bayaran,” ungkap Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., dikutip dari laman Covid-19.go.id, Sabtu, 27 Februari 2021.

Dr. Nadia menjelaskan pemerintah akan menetapkan tarif maksimal atas biaya pelayanan vaksinasi Gotong Royong. Patokan biaya tersebut untuk digunakan fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat/swasta agar tidak boleh melebihi tarif maksimal yang ditetapkan oleh Kemenkes.

“ Biaya ini pendanaannya ditanggung perusahaan,” tutur dr. Nadia.

Sementara Arya Sinulingga selaku Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengungkapkan vaksin Gotong Royong diharapkan akan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok dalam penanganan wabah penyakit ini.

“ Karena itu, hal-hal yang dapat mengakselerasi program vaksinasi tanpa menambah beban anggaran negara patut disambut baik. Vaksinasi Gotong Royong sebagai kerja sama atau gotong royong semua pihak mendorong percepatan pemulihan negeri,” jelas Arya.

 

1 dari 2 halaman

Merujuk pada beleid penyelenggaraan vaksinasi mandiri, pengadaan vaksin Gotong Royong menjadi ranah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT Bio Farma (Persero).

“ Jenis vaksin COVID-19 Gotong Royong harus mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat (EUA) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas dr. Nadia.

Dia juga memastikan vaksinasi GR tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh pemerintah. Jenis vaksin COVID-19 untuk vaksinasi Gotong Royong berbeda dengan jenis vaksin COVID-19 yang digunakan untuk vaksinasi program pemerintah yaitu Sinovac, AstraZeneca, Novavak dan Pfizer.

 

2 dari 2 halaman

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto mengungkapkan perusahaan sudah mulai menjajaki dan melakukan pembicaraan supply vaksin dengan prinsip harus berbeda dengan vaksin program.

Beberapa yang sedang dijajaki adalah vaksin yang berasal dari Sinopharm oleh anak perusahaan Holding Farmasi, PT Kimia Farma Tbk serta vaksin Moderna yang dilakukan Bio Farma.

Dalam pendistribusian vaksin COVID-19 untuk vaksinasi Gotong Royong, Bio Farma dapat bekerja sama dengan pihak ketiga. Jumlah vaksin COVID-19 yang didistribusikan harus sesuai dengan kebutuhan vaksin COVID-19 badan hukum/badan usaha.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar