7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Vaksinasi Untuk Lansi. (Foto: Tangerangkota.go.id)
Dream – Kementerian Kesehatan melaporkan 146 juta orang Indonesia sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosisi pertama. Sementara 103 juta orang sudah divaksin dosis lengkap. Merujuk pada perhitungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pencapaian vaksinasi dosis lengkap di Indonesia sudah mencapai sekitar 38,6 persen dari seluruh total penduduk Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan total populasi di Indonesia sebetulnya kebanyakan berusia muda dan anak-anak. Jika melihat pada demografis yang kebanyakan di usia muda tersebut, persentase vaksinasi Covid-19 di Indonesia sebenarnya sudah mencapai 70 persen.
“ Karena vaksin untuk anak itu masih sedikit sekali, kita banyak yang muda, sehingga kalau dilihat dari target populasi 208 juta kita sudah 70 persen lebih," jelas Budi dalam rapat bersama KOMISI IX DPR RI, Selasa 14 Desember 2021.
WHO sendiri sudah menargetkan 40 persen penduduk dunia sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Dengan acuan tersebut, Budi mengharapkan , total penerima vaksin dosis lengkap di Indonesia bisa mencapai 109 juta jiwa sebelum Natal mendatang
" Kira-kira ekuivalen dengan 40 persen populasinya Indonesia," ujarnya.

Menurut Budi, golongan Lanjut Usia (Lansia) adalah kelompok masyarakat yang paling perlu mendapat perhatian. Di usia mereka, kelompok Lansia rentan masuk rumah sakit atau meninggal dunia jika datang gelombang ketiga Covid-19.
Diakuinya, proses vaksinasi untuk Lansia memang relatif susah dilakukan lantaran kalah bersaing dengan kelompok usia lain. Terlebih jika para Lansia tersebut tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota.
“ Orang-orang ini paling lemah dan rentan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi juga menyampaikan ada sembilan provinsi yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama terhadap Lansia sebesar lebih dari 60 persen.
Pencapaian ini sudah sesuai dengan target Presiden Joko Widodo yang mengimbau seluruh pemerintah daerah agar mendahulukan masyarakat kelompok Lansia untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 dosis pertama.
Kesembilan kota yang sudah memenuhi target presiden tersebut adalah DKI Jakarta, Bali, Jogjakarta, Kepualuan Riau, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Banten dan Sulawesi Utara.
“ Ini adalah daerah-daerah yang sudah berhasil menyuntikkan dosis pertama untuk lansia lebih dari 60 persen. Insyaalalah kalau ada varian baru masuk, ini adalah daerah yang paling terproteksi. Karena pemerintah daerahnya sudah berhasil fokus vaksinasi ke lansia,” tegasnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?