Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Hewan Kurban. (Sumber: Merdeka.com)
Dream – Umat Muslim di Indonesia tak perlu repot membeli hewan kurban. Sebab, kini bisa membeli hewan kurban di toko online dari rumah.
“Kami bisa menyediakan hewan kurban dengan harga murah dan berkualitas tinggi,” kata Vide President toko online Bukalapak, Bayu Syeril, Kamis 25 Agustus 2016.
Untuk program ini, toko online ini bekerja sama dengan Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT). Mereka menggandeng para peternak di Indonesia.
“Kami memberdayakan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi para peternak dan warga sekitar,” kata Bayu.
Dengan cara ini, umat Muslim bisa membeli hewan kurban dengan mudah dan murah. Semua transaksi dilakukan online.
“Biayanya pun all-in, sudah termasuk semuanya, mulai dari operasional, sosialisasi, penyediaan hewan, pemotongan, distribusi, dokumentasi dan pelaporan,” tambah Founder dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky.
Ada banyak pilihan hewan kurban yang disediakan. Yang paling murah adalah kambing. Sementara, jika ingin berkurban sapi atau unta, harus merogoh kocek sampai Rp29,92 juta.
Harga hewan kurban di toko online ini diklaim murah. Sebab, mereka telah mempersiapkan stok hewan kurban jauh sebelum Idul Adha melalui program pemberdayaan peternak plasma di Lumbung Ternak Masyarakat (LTM).
Di lumbung ternak ini, hewan-hewan kurban dibiakkan dan digemukkan oleh para peternak lokal yang mendapat pendampingan dan pengawasan dari pakar peternakan berpengalaman.
Saat mendekati Idul Adha, hewan kurban telah mencapai berat kisaran 25 hingga 30 kilogram. “Kami harap program ini akan mempertemukan uluran tangan umat Muslim dalam bentuk ibadah kurban dengan mereka yang sangat membutuhkan,” kata Zaky.
Senior Vice President ACT, Imam Akbari, memastikan semua hewan kurban yang dijual berkualitas, sehat, dan bebas dari kecacatan. Mereka juga siap mendistribusikan daging kurban ini ke 34 provinsi di Indonesia, dan 27 negara.
Negara-negara yang menjadi tujuan penyebaran daging kurban ini antara lain Palestina (Gaza), Suriah, Lebanon (pengungsi Suriah), Somalia, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, Laos, Vietnam, Filipina, Kenya (pengungsi Somalia), Nepal, Sudan, Mongolia, Kamerun (pengungsi Afrika Tengah), Vanuatu, Kyrgistan, Kazakstan, Tajikistan, dan Bosnia.
“Kami siap mengantar amanah kurban ke lokasi-lokasi dimana ada bencana kemanusiaan, kaum marjinal serta rawan pangan di penjuru dunia. Program ini dikelola secara profesional, amanah, transparan serta memberdayakan masyarakat,” kata Imam.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari