Ilustrasi Idul Adha. (Sumber: Merdeka.com)
Dream – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menargetkan perolehan hewan kurban pada tahun ini sebanyak 18 ribu ekor. Daging-daging hewan kurban itu rencananya didistribusikan ke sejumlah daerah pedalaman dan terpencil.
Direktur Utama BMH, Supendi, mengatakan target hewan kurban ini berdasarkan pada kenaikan jumlah perolehan zakat yang diperoleh oleh BMH selama Ramadan sebesar 40 persen. Adapun tema program kurban BMH ini adalah “ Berkurban dengan Berqurban”.
“ Maka diproyeksikan kurban bisa meraih target yang ditetapkan,” kata Supendi di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 25 Agustus 2016.
Dia mengatakan belasan ribu hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang tak bisa menyelenggarakan ibadah kurban setiap tahunnya. Mayoritas daging ini akan disalurkan ke daerah pedalaman, daerah terpencil, rawan pangan, dan perbatasan.
“ Seperti yang terdapat di daerah Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa, misalnya. Selain minoritas, masyarakat Muslim di sini berprofesi sebagai buruh bangunan. Ada empat desa di kabupaten ini yang menjadi sasaran,” kata dia.
Sementara itu, daerah lain yang juga hampir sama kondisinya di kecamatan Ngemplak, Kabupaten Ponorogo. Di sana, mayoritas berprofesi petani dengan mengandalkan sawah tadah hujan sebagai sumber untuk kebutuhan sehari hari dan memenuhi kebutuhan harian.
“ Selain itu sebagai bentuk solidaritas kepada sesama Muslim yang hingga kini dilanda duka, BMH akan tetap melakukan distribusi qurban ke tiga negara, yaitu Palestina, Suriah dan Rohingya,” kata Supendi.
Dengan sebaran daerah distribusi yang meliputi pedalaman, desa terpencil dan perbatasan, berkorban dengan berqurban di BMH juga akan menguatkan syiar dan dakwah Islam di tiga kriteria lokasi atau daerah tersebut. “ Ketiga kriteria tadi syiar Islam memang masih harus kita bantu untuk terus berkibar,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global