Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Arkananta Rasenderiya, Siswa MTsN 1 Malang Peraih Medali Emas Olimpiade Sains Dunia (kemenag.go.id)
Arkananta Rasenderiya, siswa MTsN 1 Malang meraih medali perak di olimpiade sains tingkat dunia di Bali pada 11 Desember lalu.
Dream - Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Malang, Arkananta Rasenderiya, meraih medali perak dalam ajang International Junior Science Olympiad (IJSO) 2016 di Bali pada 11 Desember lalu. Arkananta meraih medali untuk dua kategori, individu dan kelompok.
Gelaran yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud ini diikuti oleh 276 peserta dari 48 negara. Antara lain Taiwan, China, Jerman, Indonesia, Korea Selatan, Rusia, Belanda, Azerbaijan, Argentina, Arab Saudi, Malaysia, Thailang, Filipina, dan Kamboja.
"Untuk mengikuti ISJO ini saya menempuh seleksi yang panjang dari tingkat madrasah, kota, provinsi, hingga di OSN (Olimpiade Sains Nasional) 2016. Alhamdulillah, di OSN 2016 saya meraih medali perunggu,"ujar Arkananta dikutip dari kemenag.go.id, Selasa 13 Desember 2016.
Arkananta mengatakan, para pemenang OSN 2016 diminta menjalani Training Center (TC) selama 3,5 bulan. Latihan itu digelar di tiga kota yaitu Bogor, Bandung, dan Jakarta.
Di TC ini pula, para peserta diseleksi menjadi 30 besar, lalu 15 besar, dan diambil 12 besar. Mereka baru diikutkan dalam IJSO 2016.
"Alhamdulillah, saya termasuk salah satu dari 12 peserta dari Indonesia. Tentu prestasi ini datangnya dari Allah SWT. Saya berterima kasih kepada kedua orangtua, guru, dan teman-teman atas doanya," kata Arkananta.
Karena berhasil meraih medali perak, Arkananta mendapat uang pembinaan sebesar Rp10 juta. Dalam tim, siswa madrasah ini berlomba bersama rekan-rekannya seperti Nixon Widjaja daru SMPK IPEKA Plus BSD dan Raymond Valentino dari SMP Santo Carolus.