Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menunda pembayaran penyaluran sebagian transfer ke 169 daerah pada tahun ini. Jumlahnya pun mencapai Rp19,41 triliun.
Dilansir dari setkab.go.id, Kamis 25 Agustus 2016, penundaan penyaluran dana alokasi umum (DAU) ini dilakukan untuk bulan September, Oktober, November, dan Desember 2016.
Penundaan ini berdasarkan pada kapasitas fiskal, kebutuhan belanja, dan posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun ini. Nantinya, penundaan penyaluran ini akan disalurkan ke anggaran tahun 2017 dan dibayarkan sesuai dengan kemampuan negara.
Ada sebelas daerah yang penyaluran dana DAU-nya terbesar, baik kabupaten maupun provinsi. Yang pertama adalah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penundaan dana transfer ke daerahnya mencapai Rp86,81 miliar per bulan. Daerah yang kedua adalah Provinsi Jawa Tengah yang sebesar Rp84,19 miliar per bulan.
Lalu, daerah mana lagi?
© Dream
Dream - Ada 4 provinsi dan 7 kabupaten/kota yang penundaan anggarannya terbesar pada tahun ini. Kabupaten yang anggarannya paling besar ditahan adalah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang sebesar Rp86,81 miliar per bulan. Sementara itu, provinsi yang anggarannya ditunda paling banyak adalah Jawa Tengah, yaitu Rp84,91 miliar.
Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
1. Kabupaten Bogor, Jawa Barat: Rp86,81 miliar per bulan
2. Provinsi Jawa Tengah: Rp84,91 miliar per bulan
3. Kabupaten Garut, Jawa Barat: Rp81,87 miliar per bulan
4. Provinsi Jawa Timur: Rp75,72 miliar per bulan
5. Kota Bandung, Jawa Barat: Rp75,7 miliar per bulan
6. Provinsi Kalimantan Barat: Rp67,6 miliar per bulan
7. Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat: Rp66,44 miliar per bulan
8. Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah: Rp63,6 miliar per bulan
9. Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah: Rp62,67 miliar per bulan
10. Kabupaten Jember, Jawa Timur: Rp61,92 miliar per bulan
11. Provinsi Nusa Tenggara Timur: Rp60,52 miliar per bulan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya