Bukan Masker, Warga AS dan Inggris Berburu Lingerie di Olshop Selama Isolasi

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 9 April 2020 11:36
Bukan Masker, Warga AS dan Inggris Berburu Lingerie di Olshop Selama Isolasi
Pekan pertama mereka masih membeli pakaian sporty. Tapi belakangan mulai banyak yang berburu pakaian dalam.

Dream - Di Indonesia banyak orang kesulitan untuk mencari masker medis saat pandemik corona mulai muncul di Jakarta. Banyak pembeli mengeluhkan sulitnya menemukan penjual masker karena stok yang sudah habis. 

Pencarian pun mulai dilakukan ke sejumlah situs jual beli online. Di platform e-Commerce memang banyak penjual yang masih memiliki stok masker medis. Namun harganya sudah tak lagi masuk akal.

Fenomena tersebut ternyata tak terjadi di negara-negara yang juga menghadapi pandemi corona dan melakukan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH)

Tindakan melakukan berbagai aktivitas dari rumah memang telah mengubah cara orang melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah perubahan dalam prioritas mode dan belanja online.

Pandemi virus corona yang memicu penyakit Covid-19 ternyata menggeser selera fashion banyak orang. Kini mereka tak lagi punya alasan kuat membeli pakaian untuk hangout, makan malam di luar atau pakaian untuk kencan.

Temuan mengejutkan adalah fashion pilihan yang mereka buat selama masa social distancing ini.

1 dari 3 halaman

Pembelian Lewat Online Melonjak

Platform pencarian mode, Lyst, melaporkan terjadi lonjakan pembelian melalui aplikasi online sekitar 9 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Lyst membuat blog data fashion real-time yang melacak bagaimana perilaku konsumen berubah ketika orang-orang tinggal di rumah.

" Kami telah melacak pencarian mode 'stay at home' ketika lebih banyak kota di dunia memberlakukan lockdown dan data terbaru kami mengungkapkan apa yang dikenakan banyak orang di balik pintu tertutup," Katy Lubin, wakil presiden komunikasi Lyst, mengatakan kepada TODAY Style dalam sebuah surel, dilansir dari today.com

 

 

2 dari 3 halaman

Banyak yang Berburu Lingerie

Temuan mengejutkan terjadi di kalangan masyarakat kota negara maju, Amerika Serikat dan Inggris. Katy menjelaskan terjadi peningkatan minat pada pembelian lingerie (pakaian dalam) di kota New York dan London.

" Di AS, ada tiga kategori 'stay at home' yang muncul: sporty, dirty, dan sexy," ujarnya. 

Sepekan yang lalu, pembeli umumnya masih mencari pakaian sporty untuk berolahraga dan pakaian nyaman untuk menikmati Netflix di sofa. Tapi di beberapa hari terakhir, kita telah melihat lonjakan pencarian lingerie (pakaian dalam), khususnya berenda, 'barely there' dari merk Bluebella dan Agent Provocateur.

 

3 dari 3 halaman

Buat Tampil Seksi Saat Video Call

Katy menduga, lonjakan pembelian lingerie ini menunjukan banyak pembeli ingin memanfaatkan momen intim dalam kondisi isolasi.

" Atau menggunakannya ketika melakukan panggilan Zoom," Jelas Katy.

Ramona Singer merupakan bukti bahwa lingerie bisa menjadi pakaian yang bisa diterima di rumah. Bintang reality show " Real Housewives" dalam akun instagramnya, membagikan video dirinya sedang menggosok toilet dan mengepel lantai menggunakan lingerie.

(Sah, Sumber: Today.com)

Beri Komentar
PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir