Aksi Kemanusian 11 BUMN Kembalikan Denyut Kota Terimbas Gempa Palu

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 1 Oktober 2018 15:30
Aksi Kemanusian 11 BUMN Kembalikan Denyut Kota Terimbas Gempa Palu
Bantuan ini mulai dari bahan makanan sampai infrastruktur dan transportasi.

Dream – Gempa dan tsunami yang menimpa masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, turut menarik perhatian perusahaan pemerintah atau BUMN. Perusahaan pelat merah ini bahu-membahu memberikan bantuan kepada masyarakat Palu da sekitarnya yang terdampak bencana.

PT Pertamina (Persero), misalnya, mengirimkan pasokan solar ke Palu dengan pesawat Air Tractor dari Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara. Perusahaan migas ini mengirimkan 4 ribu liter solar untuk membantu operasional pemulihan pasca bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Pesawat yang dioperasikan PT Pelita Air Service ini terbang dari Tarakan pukul 06.45 WITA dan mendarat di Bandara Mutiara SIS Al Jufrie pada pukul 09.05 WITA.

 Pertamina mendistribusikan 4 ribu solar ke Palu.

Unit Corporate Communication and CSR Marketing Operating Region VII PT Pertamina, Roby Hervindo, mengatakan pasokan solar ini merupakan bentuk aksi tanggap darurat Pertamina untuk memaksimalkan distribusi BBM. Sekadar informasi, BBM menjadi salah satu kebutuhan darurat di Palu dan Donggala.

Selain BBM, BUMN juga berupaya segera memasok kebutuhan listrik lewat PT PLN (Persero). Perusahaan setrum ini menerjunkan 125 personel tim gabungan PLN Sulawesi untuk membantu percepatan pemulihan pasokan listrik setelah gempa bumi dan tsunami.

Hingga saat ini, PLN telah memperbaiki 3 unit PLTD Silae masing-masing berkapasitas 1,3 MW. Ratusan personel ini diterjunkan untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan di Palu, mulai dari pembangkit sampai sambungan ke pelanggan.

 PLN menerjunkan 125 personel untuk memulihkan listrik di Palu dan Donggala.

“ Kami berupaya maksimal agar kondisi kelistrikan Palu malam ini mulai pulih secara bertahap,” kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.

PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) juga bertahap telah berhasil memulihkan sebagian besar jaringan di wilayah Kota Palu, Donggala, dan sekitarnya. Saat ini layanan komunikasi SMS dan suara berangsur pulih di beberapa titik strategis kota Palu yang diprioritaskan bagi pemerintah dan instansi-instansi yang sangat membutuhkan serta jaringan 4G yang sudah kembali beroperasi di beberapa wilayah seperti Toli-toli, Poso dan Luwuk. Di Kota Donggala, perangkat layanan voice dan internet pun telah pulih.  

Telkom juga telah mengaktifkan akses free wifi di area kantor Telkom Donggala yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan internet serta mengaktifkan sistem komunikasi satelit dengan memberangkatkan Satellite News Gathering (SNG) dari Makassar ke Palu.

1 dari 2 halaman

Bagaimana dari Sisi Transportasi?

Dari sisi transportasi, PT Pelni (Persero) menggelar angkutan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Palu. Perusahaan pelat merah ini menyiapkan enam kapal dari lima pelabuhan keberangkatan, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Soekarno-Hatta (Makassar), Nusantara (Pare-Pare), dan Semayang (Balikpapan).

Angkutan bantuan perdana diberangkatkan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (30/9) berangkat pukul 17.48 WITA dan telah tiba di Pantoloan Senin (1/10/2018) pagi dengan membawa, 2 kontainer, setara 150 ton meter kubik dari berbagai jenis muatan barang campuran yang terdiri atas genset, terpal, lampit, beras, mie instan, terpal, air mineral, pakaian, susu, popok bayi, dan makanan ringan.

 Ilustrasi kapal Pelni.

Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) telah menerbitkan NOTAM no HO755/18 tentang pembukaan bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu untuk penerbangan komersial dengan pelayanan navigasi VFR (Visual Flight Rules).

Pembukaan untuk penerbangan komersial ini melanjutkan proses sebelumnya dimana Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu telah diupayakan dibuka untuk penerbangan emergency, SAR dan kemanusiaan.

2 dari 2 halaman

Bantuan Makanan hingga Obat-obatan Terus Berdatangan

Bank-bank pelat merah juga ikut membantu para korban gempa dan tsunami di Palu. PT Bank Mandiri Tbk (Persero) berupaya menyiapkan dan mengoptimalkan sarana pendukung layanan perbankan. Ada juga PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) yang mengidentifikasi dampak bencana terhadap operasional BNI di sana. BNI juga mengirimkan 360 selimut, 400 handuk, 600 potong pakaian, dan 12 set tenda berukuran besar.

Sementara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero)/BRI juga telah menyalurkan bantuan bahan pangan, obat-obatan, dan keperluan lainnya yang diperlukan korban bencana.

Sedangkan Bank BRI telah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 200 juta berupa bantuan bahan pangan, obat-obatan dan keperluan lainnya yang dibutuhkan korban bencana. Bank BRI juga membuka posko tanggap darurat BRI Peduli di lokasi Kabupaten Parigi dan Palu.

PT Jasa Raharja (Persero) telah membentuk Tim Penanganan dan Pemulihan di wilayah yang terdampak dengan mengirimkan bantuan obat dan makanan. Bantuan tersebut telah tiba dan langsung disalurkan pada daerah yang berdampak bencana di Palu dan Donggala. Jasa Raharja juga mengerahkan bantuan tenaga dan bantuan obat obatan, makanan siap guna dan kebutuhan dasar seperti pembalut wanita, selimut, popok bayi, dan alat penerangan.

 

 Bantuan logistik terus berdatangan.

PT Pegadaian (Persero) juga ikut membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Tak hanya mengirimkan bantuan, Pegadaian juga menginventarisasi korban, baik jiwa, aset nasabah, maupun jaringan kantor Pegadaian yang rusak.

“ Kami menjamin jika terdapat aset nasabah yang hilang atau rusak, akan diberikan penggantian sebagaimana mestinya. Yang jauh lebih penting saat ini adalah pemberian bantuan yang langsung meringankan beban korban bencana di lokasi,” kata Direktur Jaringan Operasi dan Pemasaran, Damar Latri Setiawan.

PT Pupuk Indonesia (Persero) juga turut mengulurkan tangan. Perusahaan pelat merah ini memberikan bantuan berupa tenda, alas tidur, terpal, dan bahan pokok yang dikirim secara bertahap. Bantuan itu diterbangkan dengan pesawat Hercules milik TNI dari Makassar. Ada juga bantuan yang akan dikirim dengan transportasi darat.

 

 PT Pupuk Indonesia menggandeng TNI untuk menyaluarkan bantuan.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal mengatakan, pemerintah terus mendorong agar BUMN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, BNPB dan seluruh stakeholder untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana agar tepat sasaran. Hambra mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah bantuan BUMN untuk mendata bantuan yang disalurkan.

“ Saat ini kami terus berkoordinasi dengan sejumlah BUMN untuk mendata bantuan-bantuan yang telah dan akan disalurkan," kata Hambra. 

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya