`Modest Fashion Founders Fund` Dukung Permodalan Bisnis Fashion

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 10 Mei 2019 13:41
`Modest Fashion Founders Fund` Dukung Permodalan Bisnis Fashion
Lembaga pemerintah membantu industri ini untuk menangani masalah modal.

Dream – Sejak lama pemerintah ingin Indonesia menjadi pusat busana Muslim dunia pada 2020. Desainer dan pelaku bisnis pun gencar berkolaborasi serta melakukan berbagai usaha untuk mewujudkan hal tersebut.

Namun, ternyata masih banyak pelaku usaha busana Muslim yang belum bisa mengembangkan bisnisnya karena kurangnya modal.

" Permodalan merupakan salah satu kendala pertumbuhan dan perkembangan pelaku usaha modest fashion Indonesia. Maka dari itu, kami berusaha melakukan berbagai cara dan program untuk mengatasi hal tersebut," kata Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Fadjar Hutomo, di Jakarta, ditulis Jumat 10 Mei 2019.

Fadjar mengatakan salah satu cara yang dilakukan adalah menggelar Modest Fashion Founders Fund (MFFF). Acara ini bekerja sama dengan perbankan syariah agar kapasitas pelaku usaha bisa meningkat. Apalagi melihat kemungkinan potensi pasar busana Muslim kian meningkat. 

" Selain food dan perbankan maupun perekonomian, halal tourism menjadi salah satu sektor yang sedang dilirik. Thailand, Taiwan dan Korea mulai membuka diri untuk halal tourism. Pasti modest fashion pasarnya akan jadi besar juga," tambah Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar.

Acara tersebut juga melibatkan pakar busana muslim yaitu Franka Soeria yang merupakan inisiator modest fashion week.

" Sebagai pelaku bisnis melalui Markamarie, saya turut melakukan seleksi desainer untuk memilih 20 peserta yang bisa mengikuti program inkubator dengan mentor dari dalam dan luar negeri. Dua brand terpilih juga akan dipromosikan di berbagai negara," kata Franka.

1 dari 1 halaman

Dibuka Hingga 20 Juni 2019

Pendaftaran MFFF akan dibuka hingga 20 Juni mendatang. Peserta yang terpilih akan mendapat materi penhembangan usaha seperti ide, desain dan produk kreatif, marketing, pengelolaan keuangan, Hak Kekayaan Intelektual dan lain-lain.

Seluruh peserta akan didampingi mentor yang berasal dari perbankan syariah dan pakar fashion untuk menjalankan proyek fashion show agar bisa memaksimalkan karya di depan para stakeholders pada malam apresiasi di Agustus 2019.

Diharapkan, dengan adanya pemodalan dan mentoring melalui kompetisi, para pelaku industri fashion lebih bisa menjual serta menampilkan produknya di dalam maupun luar negeri. (ism)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone