Daftar Sanksi Buat Delay Beruntun Lion Air

Reporter : Syahid Latif
Senin, 23 Februari 2015 18:32
Daftar Sanksi Buat Delay Beruntun Lion Air
Investigasi akan dilakukan digelar untuk mengusut akar penyebab delay parah Lion Air.

Dream - Pemerintah akhirnya bertindak keras terhadap maskapai penerbangan Lion Air. Mengalami delay terparah dalam sejarah penerbangan Indonesia, maskapai milik miliarder Indonesia ini dipastikan takkan mempunyai rute baru.

Tak berhenti disini. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memastikan bakal membentuk tim investgas untuk mengusut insiden penelantaran penumpang.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Suprasetyo dalam keterangan pers, Senin, 23 Februari 2015 memastikan hasil investigasi yang akan dimulai Selasa, (24/2/2015) ini akan selesai dalam seminggu.

" Telah kami berikan teguran keras kepada Lion Air. Selanjutnya kami minta Lion Air memperbaiki SOP penanganan penumpang jika terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan, agar ke depan tidak terulang lagi," tegas Suprasetyo seperti dikutip dari laman Dephub.go.id.

Suprasetyo menegaskan, instansinya takkan lagi memberikan izin-izin pembukaan rute yang diajukan Lion Air. Pembekuan ini berlaku sampai maskapai penerbangan itu memperbaik standar prosedur operasional penanganan keterlambatan penerbangan.

Tak hanya rute baru, Lion Air juga terancam kehilangan rute yang sudah dimilikinya jika selama 21 hari tidak diterbangi.

" Contoh rute Jakarta-Batam, Lion memiliki ijin terbang lima kali sehari. Tetapi hanya empat penerbangan dan satu tidak diterbangi. Nah yang satu penerbangan yang tidak diterbangi ini, nantinya tidak kami ijinkan sampai SOP-nya diperbaiki," papar Suprasetyo.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional Lion Air Capt. Daniel Putut menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang dialami para calon penumpang Lion Air yang tidak tertangani secara baik dalam beberapa hari ini.

Putut berjanji akan memperbaiki SOP penanganan penumpang jika terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan.

Manajemen Lion Air berdalih penyebab terlantarnya penumpang lantaran tiga unit pesawat mengalami kerusakan. Akibatnya, maskapai yang pernah mencetak rekor pembelian pesawat Boeing ini tidak lagi mempunyai pesawat cadangan. (Ism) 

Beri Komentar