Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Maskapai Penerbangan Yang Dipindah Ke Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta | Foto: Dok. InJourney Airports
DREAM.CO.ID – Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penyesuaian operasional maskapai sebagai bagian dari upaya rebalancing layanan penerbangan domestik di Terminal 1.
Langkah ini dijalankan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) untuk memastikan pergerakan penumpang di Terminal 1 lebih seimbang dan sesuai kapasitas fasilitas yang tersedia. Penataan juga ditujukan agar alur keberangkatan dan kedatangan berjalan lebih tertib.

Penyesuaian dimulai pada Senin (17/11/2025), dengan perpindahan operasional Lion Air dan Airfast Indonesia ke Terminal 1B untuk seluruh rute domestik dari dan menuju Jakarta.
Sehari kemudian, Selasa (18/11/2025), Sriwijaya Air dan NAM Air juga mulai melayani penerbangan domestik melalui Terminal 1B.
Dengan demikian, Terminal 1B kini menjadi pusat layanan bagi empat maskapai tersebut.
Kebijakan ini merupakan lanjutan dari penguatan operasional Terminal 1. Sebelumnya, seluruh penerbangan domestik Citilink telah dipindahkan ke Terminal 1C pada 12 November 2025, bersamaan dengan diberlakukannya Full Operation Terminal 1C.
Dengan beroperasinya Terminal 1C secara penuh, kapasitas Terminal 1 bertambah sehingga distribusi penumpang dapat lebih merata melalui skema rebalancing.
General Manager Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa langkah ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih teratur bagi pengguna jasa.
“ Rebalancing layanan di Terminal 1 ini dilakukan agar pergerakan penumpang dapat berjalan lebih lancar dan maskapai memiliki ruang operasional yang semakin optimal. Penataan seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam menjaga kualitas layanan di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Heru dalam rilis resminya.
Heru menambahkan bahwa koordinasi intensif dilakukan dengan seluruh maskapai untuk memastikan masa transisi berjalan tanpa hambatan.
“ Kami memastikan seluruh proses perpindahan berjalan aman, terkoordinasi, serta didukung oleh petugas di lapangan. Harapannya, penumpang dapat merasakan pengalaman yang lebih nyaman dan tidak mengalami kebingungan saat menuju terminal keberangkatan,” lanjutnya.

Dalam penerapan penyesuaian ini, pihak bandara mengimbau penumpang Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air untuk kembali memastikan informasi terminal dan jadwal penerbangan melalui tiket, aplikasi maskapai, atau kanal resmi lainnya.
Penumpang juga disarankan datang lebih awal serta mengikuti signage dan arahan petugas di area terminal agar proses check-in dan boarding berjalan lancar.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
