Biaya Transfer Cuma Rp2.500, 7 Bank Syariah Ditetapkan Bisa Ikut Sistem BI-FAST

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 25 Oktober 2021 15:35
Biaya Transfer Cuma Rp2.500, 7 Bank Syariah Ditetapkan Bisa Ikut Sistem BI-FAST
Dengan BI-FAST biaya transfer antar bank nantinya maksimal dikenakan Rp2.500 kepada nasabah. Nominal yang yang bisa dikirimkan juga bisa mencapai Rp250 juta.

Dream – Bank Indonesia (BI) akan meluncurkan sistem pembayaran baru lewat program BI-FAST yang tahap pertamanya mulai diujicoba pada Desember 2021. Salah satu keunggulan sistem ini adalah biaya transfer antar bank yang dibebankan kepada nasabah hanya dipatok maksima Rp2.500 per transaksi.

Dikutip dari laman BI, Senin 25 Oktober 2021, sistem ini berfokus kepada layanan transfer kredit individual. BI-FAST dibangun untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) nasional secara end-to-end, bersifat national driven sebagai wujud implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, dan mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal (CEMUMUAH).

“ Implementasi BI-FAST juga selaras dengan arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, baik di sektor moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran dan pengelolaan uang Rupiah, untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang integrated, interoperable, dan interconnected,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono.

BI saat ini sudah memiliki 22 bank calon peserta tahap pertama yang dinilai sudah bisa menjalankan program BI-FAST. Ke-22 bank itu dinilai bisa mulai mengimlementasikan program pada 1 Desember 2021. Disusul tahap II yang akan berjalan pada Januari 2022 dengan jumlah bank yang sama.

Pada batch 1, BI mencatat ada lima bank syariah yang dinilai layak untuk menjalankan program BI-FAST. Kelima bank tersebut terdiri dari dua Bank Umum Syariah (BUS) dan tiga bank syariah yang masih berstatus Unit Usaha Syariah (UUS). 

Kelima bank syariah itu adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk, UUS Bank Tabungan Negara, UUS Bank CIMB Niaga, UUS Bank Danamon Indonesia, dan BCA Syariah.

Sementara itu, pada batch 2, ada empat bank syariah yang juga dinilai siap untuk ikut BI-FAST, yaitu UUS Bank Jatim, UUS Bank OCBC NISP, UUS Bank Sinarmas, dan UUS Bank Jateng.

Selain biaya transaksi secar real time yang dipatok Rp2.500 per transaksi, aturan baru ini juga menetapkan batas maksimal nominal transaksi BI-FAST sebesar Rp250 juta per transaksi.

“ Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dan implementasi BI-FAST dengan pelaku industri, dalam rangka mengintegrasikan EKD nasional dan mewujudkan terciptanya layanan sistem pembayaran yang CEMUMUAH, untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan, serta inklusi ekonomi dan keuangan,” kata Erwin.

1 dari 3 halaman

Sesuaikan dengan SKB, Ini Jadwal Baru Cuti Bersama Bank Indonesia

Dream - Bank Indonesia turut menyesuaikan kegiatan operasional dan layanan publik paska perubahan cuti bersama tahun 2021 oleh pemerintah. Dalam penyesuaian ini terdapat lima hari kerja baru dari sebelumnya diputuskan sebagai hari cuti bersama.

" BI tetap beroperasi pada 12 Maret 2021, 17-19 Mei 2021, dan 27 Desember 2021," tulis Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BEI), Edwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Maret 2021.

Seperti diketahui sebelumnya kelima hari tersebut di atas ditetapkan sebagai hari cuti bersama untuk pegawai pemerintahan maupun swasta.

 

© Dream

 

Namun pemerintah telah menghapus cuti bersama pada tanggal-tanggal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 dan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, dalam keterangan tertulis pada laman Kemenko PMK menyampaikan keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi tingkat menteri. Rapat dihadiri Menpan RB Tjahjo Kumolo, Menaker Ida Fauziyah, Menhub Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker, Asops Kapolri dan Pejabat Eselon 1 K/L terkait.

Muhadjir mengatakan alasan pengurangan cuti bersama yaitu kurva peningkatan Covid-19 belum juga melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan. Terdapat kecenderungan kasus Covid-19 meningkat setelah libur panjang.

Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara, program vaksinasi sedang berjalan.

" Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," kata Muhadjir.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 3 halaman

Keputusan Resmi Penghapusan Cuti Bersama Tahun 2021

Dream - Pemerintah memutuskan memangkas cuti bersama 2021. Dari tujuh hari cuti bersama yang telah ditetapkan sebelumnya dipangkas menjadi dua hari.

" Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama, setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula tujuh hari menjadi hanya tinggal dua hari saja," ujar Menko PMK, Muhadjir Effendy, dalam keterangan tertulis pada laman Kemenko PMK.

Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi tingkat menteri. Rapat dihadiri Menpan RB Tjahjo Kumolo, Menaker Ida Fauziyah, Menhub Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker, Asops Kapolri dan Pejabat Eselon 1 K/L terkait.

Muhadjir mengatakan alasan pengurangan cuti bersama yaitu kurva peningkatan Covid-19 belum juga melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan. Terdapat kecenderungan kasus Covid-19 meningkat setelah libur panjang.

Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara, program vaksinasi sedang berjalan.

" Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," kata Muhadjir.

 

3 dari 3 halaman

Cuti Bersama Cuma Buat Lebaran dan Natal

Cuti bersama yang mengalami pemangkasan yaitu:

1. 12 Maret: cuti bersama Isra' Miraj Nabi Muhammad SAW,
2. 17, 18, 19 Mei: cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah,
3. 27 Desember: cuti bersama Hari Raya Natal 2021.

Cuti bersama yang tetap yakni:

1. 12 Mei: cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan
2. 24 Desember: cuti bersama Hari Raya Natal 2021.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar