Deretan Produk Paling Diburu Selama PPKM Darurat

Reporter :
Selasa, 27 Juli 2021 10:35
Deretan Produk Paling Diburu Selama PPKM Darurat
Apa saja?

Dream – Masyarakat melakukan banyak aktivitas dari rumah selama pandemi Covid-19. Salah satunya belanja, banyak orang melakukannya secara online. Sehingga, transaksi di e-commerce pun meningkat.

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengatakan, ada beberapa kategori yang penjualannya meningkat, terlebih saat ada PPKM Darurat.

" Selama tiga minggu pertama masa PPKM Darurat berlangsung, kategori Kesehatan, Makanan dan Minuman, serta Rumah Tangga merupakan tiga kategori di Tokopedia dengan lonjakan penjualan paling signifikan," kata Ekhel, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 27 Juli 2021.

1 dari 4 halaman

Ini Rinciannya

Pertama, produk kesehatan. Selama tiga minggu pertama PPKM Darurat, produk kesehatan seperti oxymeter, vitamin, dan masker, menjadi yang paling banyak diburu masyarakat.

" Masyarakat bisa mengunjungi ‘Tokopedia Peduli Sehat’ untuk mendapatkan produk kesehatan pilihan yang sudah terkurasi dengan deretan kemudahan lainnya, termasuk diskon hingga 90 persen," kata Ekhel.

Kedua, makanan dan minuman. Selama masa PPKM Darurat berlangsung, produk kopi, paket, dan parsel makanan serta bumbu dan bahan makanan turut diburu masyarakat. Dia menyebut produk-produk ini bisa ditemui di Tokopedia Nyam.

Ketiga, produk-produk rumah tangga yang paling populer adalah bantal, handuk, dan cairan disinfektan. Kesadaran masyarakat akan proteksi kesehatan di rumah menjadi terus meningkat. Hal ini terlihat dari cairan disinfektan yang semakin banyak diburu oleh masyarakat, mulai dari kemasan botol kecil yang mudah dibawa-bawa, hingga cairan desinfektan refill dalam kemasan besar.

© Dream
2 dari 4 halaman

Layani 900 Penerimaan Negara, Transaksi Bayar Pajak di Tokopedia Naik 3x Lipat

Dream – Langkah perusahaan e-Commerce Tokopedia melayani dan memudahkan jasa pembayaran pajak untuk masyarakat terbukti tepat. Menggandeng Kementerian Keuangan, Tokopedia melaporkan transaksi bayar pajak di perusahaan bisa meningkap hampir tiga kali lipat di kuartal I-2021 dibandingkan periode sama setahun sebelumnya. 

Tingginya minta pembayar pajak secara online itu mendapat apresiasi dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang menyambut inovasi digital tersebut. Sri Mulyani menilai loket pajak digital bisa mempermudah masyarakat dalam membayar pajak.

 

© Dream

 

“ Inovasi ini diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pembangunan nasional, pelayanan publik dan ekonomi digital sekaligus membantu pemulihan ekonomi negara yang saat ini terdampak pandemi,” kata Sri Mulyani di Jakarta.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni, dikutip dari keterangan tertulis Tokopedia, mengatakan masyarakat bisa membayar pajak lebih gampang, mudah, dan aman melalui loket digital.

 

3 dari 4 halaman

Sediakan Fitur Bayar untuk Beragam Pajak

Sekadar informasi, Tokopedia telah menyediakan fitur pembayaran pajak digital untuk lebih dari 900 jenis penerimaan negara, yakni Pajak Online (termasuk PPh, PPN, dan Bea Materai), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Bea Cukai.

Jumlah transaksi pembayaran penerimaan negara melalui sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga yang terkoneksi dengan Tokopedia secara keseluruhan meningkat hampir empat kali lipat pada Q1 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Secara spesifik, transaksi pembayaran pajak online meningkat hampir tiga kali lipat, pembayaran PNBP meningkat lebih dari lima kali lipat serta Bea dan Cukai meningkat hampir enam kali lipat pada kuartal 1 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

 

© Dream
4 dari 4 halaman

Transaksi Pembayaran PBB Juga Berlipat-lipat

Di sisi lain, Tokopedia turut memudahkan masyarakat Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kep. Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan dalam membayar pajak kendaraan bermotor secara lebih mudah tanpa harus keluar rumah dengan Tokopedia E-Samsat.

“ Jumlah transaksi melalui fitur ini meningkat hingga tiga kali lipat pada kuartal 1 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya,” tambah Astri.

Selain itu, masyarakat di lebih dari 160 kota/kabupaten juga bisa membayar PBB online dengan mudah berkat kerja sama Tokopedia dengan pemerintah melalui Badan Pendapatan Daerah. Jumlah transaksi pembayaran PBB melalui Tokopedia pun meningkat hampir empat lipat pada kuartal 1 2021.

“ Situasi darurat COVID-19 membuat masyarakat beraktivitas lebih banyak di rumah. Selain memaksimalkan penerimaan negara, kami harap fitur ini juga dapat mempermudah kehidupan masyarakat sehingga mereka dapat membayar pajak dengan lebih aman dan mudah dari rumah,” tutup kata dia.

Beri Komentar