Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto (Antarafoto/Wahyu Putro A)
Dream - Petinggi direksi PT Pertamina (Persero) dikabarkan akan berganti Nahkoda. Dua posisi tertinggi di perusahaan pelat merah terbesar di Indonesia disebut bakal diganti.
Kabar yang beredar menyebutkan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal mengganti Dwi Soetjipto dari posisi sebagai direktur utama dan Ahmad Bambang yang menjabat wakil direktur.
Isu pergantian direksi ini pertama kali muncul setelah mantan direktur pemasaran Ahmad Bambang membuat cuitan di akun Twitternya.
" Alhamdulillah...telah aku tunaikan amanan ini meski dgn tertatih-tatih. Semoga bermanfaat bagi orang banyak dalam jangka panjang. Aamin," katanya lewat akun @abe_ptm.
Alhamdulillah ... telah aku tunaikan amanah ini meski dgn tertatih-tatih. Semoga bermanfaat bagi orang banyak dalam jangka panjang. Aamiin.
— Ahmad Bambang (@abe_ptm)February 2, 2017
Unggahan sekitar 4 jam lalu itu dimaknai sebagai perpisahan Ahmad Bambang dari posisinya sebagai orang nomor dua di Pertamina.
Saat dikonfirmasi terkait kabar adanya pergantian direksi Pertamina, Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan hingga saat ini formasi direksi awal tetap bekerja untuk mengejar target perseroan tahun ini.
Wianda menegaskan penetapan direksi merupakan tanggung jawab pemegang saham yaitu Kementerian BUMN.
" Kami manajemen tetap bekerja normal berfokus capai target kinerja 2017. Terkait dengan keputusan-keputusan lainnya sepenuhnya adalah kewenangan pemegang saham," ujar Wianda dikutip Dream dari merdeka.com.