Diserbu Kompetitor, Ini Rahasia Daihatsu Sulit Dikalahkan

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 24 Januari 2017 17:30
Diserbu Kompetitor, Ini Rahasia Daihatsu Sulit Dikalahkan
Tidak mudah menjatuhkan Daihatsu di Indonesia. Sebab...

Dream - Persaingan pasar mobil Tanah Air setiap tahunnya selalu berlangsung ketat dan sengit. Selalu ada saja pendatang baru yang menjadi pesaing berat produsen mobil yang sudah matang. Di awal tahun ini saja, para produsen sudah mulai jor-joran mengumumkan model teranyar demi merebut pasar.

Meski begitu, Daihatsu sebagai pemain lama tidak khawatir. Mereka optimistis masih jadi primadona di pasar meskipun para pesaing memiliki produk serupa.

" Tidak mudah menjatuhkan Daihatsu di Indonesia. Mungkin brand lain punya produk serupa, tapi enggak punya orang, yang tidak dimiliki brand lain adalah tim yang solid. Itulah kenapa kami bisa mempertahankan volume penjualan meski tahun lalu ekonomi berjalan stagnan," komentar Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, saat media gathering di Gorontalo, akhir pekan lalu.

Menurut Amelia, tim solid itu tidak hanya dari Daihatsu pusat di Jakarta, tapi juga sampai ke cabang-cabang di daerah. " Mereka semua berjuang mati-matian," imbuhnya.

Adapun soal kompetitor yang sudah mulai memperkenalkan model anyar di awal tahun ini, Daihatsu lebih memilih tidak mengumbar sekarang. Kata Amelia, setiap produk baru itu harus berdasarkan kebutuhan pasar. " Jangan sampai keluarkan produk baru tapi volume tidak sesuai dan harganya jadi mahal," ucap dia.

" Jadi jika ditanya berapa model terbaru Daihatsu di tahun ini? Ya kami tunggu saja pada saatnya," ujar wanita yang hobi diving itu.

Diketahui penjualan Daihatsu sekarang sudah mencapai hampir dua kali lipat dibanding angka penjualan pada 2009.

" Di 2009 sebesar 77.000, sekarang sudah hampir 2 kali lipat, sampai Desember 2016 kemarin mencapai 192.410 ribu unit, memang 2015 sempat turun jadi 166.600-an tapi angka penjualan 2016 adalah yang tertinggi," ujar Marketing & CR Division Head AI-DSO Hendrayadi Lastiyoso menambahkan.

Beri Komentar