Dropship Adalah Menjual Barang Tanpa Stok, Pahami Langkah Dan Strateginya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Senin, 26 Oktober 2020 09:49
Dropship Adalah Menjual Barang Tanpa Stok, Pahami Langkah Dan Strateginya
Dropship adalah bisnis yang tidak memerlukan modal besar.

Dream – Dropship adalah menjual barang tanpa harus memiliki stok. Dropship tidak membutuhkan modal besar. Mereka yang menjalani bisnis dropship disebut sebagai dropshiper. Sehingga dapat dikerjakan bagi siapa saja yang ingin mendapatkan keuntungan tanpa harus mengeluarkan modal.

Dropship adalah salah satu teknik penjualan melalui online tanpa perlu mengurus barang. Metode ini lebih mudah karena tidak perlu menyimpan barang yang akan dijual. Ia hanya akan membeli barang dari pihak ketiga dan mengirimkannya langsung ke pelanggan.

Namun, ia memiliki inventaris sesuai kebutuhan dari pihak ketiga untuk memenuhi pesanan dari konsumen. Untuk itu, penting bagaimana menentukan produk atau barang yang akan dijual dan memilih partner dalam berbisnis dropship.

Sehingga, baik pemilik bisnis, pelanggan, ataupun yang melakukan dropship sama-sama memiliki keuntungan.

1 dari 6 halaman

Pengertian Dropship

Ilustrasi© Freepik

Dropship adalah penjualan barang tanpa harus memiliki stok dari produk yang dipasarkan. Dropship adalah salah satu metode penjualan online yang sangat menguntungkan.

Modal yang dibutuhkan pun terbilang kecil. Namun, keuntungan yang didapatkan cukup besar, jika mengetahui langkah dan strategi yang diperlukan.

Dropship adalah metode penjualan yang fokus pada pemasaran, bukan pada produksi barang. Sementara barang yang akan dipasarkan akan diurus oleh si produsen.

Dropship cocok bagi para pemula yang ingin berbisnis melalui online. Terlebih tanpa harus mengeluarkan modal besar.

Kunci keberhasilannya adalah bagaimana memilih patner yang tepat dan jenis produk yang dapat mendulang keuntungan.

Patner yang jujur dan dapat bekerja sama dengan baik, merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Mereka juga harus bersikap fleksibel, sehingga terjalin komunikasi yang baik bagi semua pihak terkait.

2 dari 6 halaman

Langkah-Langkah Dropship

Ilustrasi© Freepik

 

Untuk memulai langkah menjalani bisnis dropship, seseorang harus memahami bagaimana cara kerjanya. Terlebih tidak semua toko online menawarkan kerja sama dengan pelaku dropship.

Selain komunikasi yang baik, membangun kepercayaan juga harus dilakukan. Untuk itu, sangat penting mengetahui siapa patner kerja selama berbisnis dropship.

Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan untuk menjalani bisnis dropshiping ini, diantaranya:

  1. Temukan patner atau toko online terpercaya yang ingin diajak bekerja sama.
  2. Ketika sudah membuat kesepakatan, seorang dropshiper akan diberikan akses ke gambar produk yang akan dipasarkan.
  3. Dropshiper kemudian memposting gambar tersebut melalui media sosial atau pun situs penjualan lain.
  4. Ketika seseorang tertarik dengan produk tersebut, mereka akan memesan melalui dropshiper, dan dropshiper akan meneruskannya kepada di pemilik toko.
  5. Setelah dilakukan kesepakatan berupa transaksi yang disetujui bersama, maka si pemilik toko akan mengirimkan produk kepada pelanggan dengan menyantumkan nama si dropshiper. Namun ada juga yang tetap menyantumkan nama toko asli, tergantung kesepakatan bersama.

Meskipun bisnis dropship ini saling menguntungkan, namun banyak pemilik toko yang masih meragukan kualitas dari metode pemasaran ini. Dikarenakan, pemilik toko khawatir nama toko mereka tercoreng jika dropshiper tidak mengetahui dan memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggan.

3 dari 6 halaman

Keuntungan Bisnis Dropship

Ilustrasi© Pixabay.com

Modal kecil

Salah satu keuntungan terbesar dari sistem dropship adalah kemungkinan untuk membuka bisnis tanpa harus menginvestasikan banyak modal untuk inventaris. Bisnis ini membuat kamu tidak perlu membeli produk yang ingin dipasarkan. Sehingga modal yang dibutuhkan pun terbilang kecil.

 

Overhead rendah

Bisnis dropship tidak perlu berurusan dengan pembelian inventaris atau mengelola gudang, sehingga biaya overhead cukup rendah. Bahkan, banyak toko dropshipping yang sukses dijalankan sebagai bisnis rumahan, hanya membutuhkan sebuah laptop dan beberapa biaya untuk beroperasi.

 

Pilihan produk beragam

Melakukan bisnis dropship membuat seseorang memiliki pilihan produk yang beragam. Hal ini dikarenakan seorang dropshiper tidak perlu melakukan pra-pembelian barang yang akan dijual.

 

Lokasi fleksibel

Keuntungan lain dari bisnis dropship adalah dapat dijalankan dari mana saja dengan koneksi internet. Selama kamu memiliki internet, kamu dapat melakukan bisnis ini kapanpun dan dimana pun. Sehingga kamu tetap dapat berkomunikasi baik dengan pihak penjual maupun pelanggan.

 

Melancarkan proses bisnis

Keuntungan lain dropship adalah untuk melancarkan proses bisnis. Dengan meningkatkan pemasok dropshipping, sebagian besar pekerjaan untuk memproses pesanan tambahan akan ditanggung oleh pemasok, sehingga memungkinkan untuk memperluas pasar dengan lebih sedikit pekerjaan tambahan.

Menjalankan bisnis dropship, kamu tidak perlu khawatir tentang:

  • Mengelola atau membayar gudang
  • Pengepakan dan pengiriman pesanan
  • Melacak inventaris untuk alasan akuntansi
  • Menangani pengembalian dan pengiriman masuk
  • Terus memesan produk dan mengelola tingkat stok
4 dari 6 halaman

Strategi Dropship

 

Dalam melakukan bisnis dropship, ada beberapa strategi yang perlu diperhatikan, yaitu:

Ilustrasi© Freepik

Branding

Memerhatikan branding sangat penting dilakukan karena dropship adalah upaya menjual bukan memproduksi. Branding akan membuat orang lain mengenal identitas baik tentang toko ataupun produk yang dipasarkan. Branding ini sejalan dengan nilai jual dan servis kepada pelanggan.

 

Konsep

Dropship adalah sebuah bisnis yang melibatkan kerjasama antara dua pihak. Yaitu, produsen sebagai pemilik usaha dan dropshiper sebagai pihak pemasar. Untuk itu penting menjalin komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Terlebih terkait alur yang harus dilakukan bila ada seorang pelanggan yang ingin memesan barang.

 

Memahami alur

Biasanya alur yang dilakukan adalah: Dropshipper memasarkan produk - Konsumen melakukan pembelian melalui etalase produsen - Dropshipper meneruskan pesanan ke produsen – Produsen akan melakukan pengiriman barang ke alamat tujuan customer atau pelangan atas nama sebagai dropshipper.

5 dari 6 halaman

Cara Mendapatkan Patner Yang Baik

Ilustrasi© Pixabay.com

 

Salah satu hal penting yang harus diketahui dalam menjalankan bisnis dropship adalah mencari patner atau supplier terpercaya.

Cara untuk mengetahuinya pun cukup mudah. Kamu bisa melihat dari rating atau ulasan produk yang telah dijual. Supplier dengan rating bagus dan ulasan yang baik dari para pelanggan, tentunya dapat dijadikan salah satu patner yang tepat. Terlebih jika mereka sudah menjual banyak barang.

6 dari 6 halaman

Tips Memilih Produk Dropship

Ilustrasi© Pexels.com

 

Selain memilih patner yang terpercaya, memilih produk dropship juga penting untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih produk dropship, diantaranya:

  • Sebaiknya memilih barang yang memiliki satu niche market. Niche market merupakan segmentasi dari industri yang lebih luas. Sehingga sebaiknya fokus pada produk tertentu.
  • Pilih produk yang tahan lama. Karena dapat mengurangi risiko kerusakan.
  • Prioritaskan penjualan barang dengan permintaan tinggi.
  • Pilih produk yang sedang tren dipasaran.
  • Sebaiknya hindari barang yang sudah dijual oleh kompetitor yang sudah memiliki pelanggan setia.

 

Selain itu, hal terpenting adalah tetap menjaga komunikasi baik kepada pihak penjual dan para pelanggan.

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar