Cuma Jadi Pengangguran, Warga Negara Ini Terima Rp8 Juta per Bulan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 17 Februari 2019 13:01
Cuma Jadi Pengangguran, Warga Negara Ini Terima Rp8 Juta per Bulan
Pemerintahnya bereksperimen uang itu bisa membuat mereka mendapatkan pekerjaan. Berhasilkah?

Dream – Setiap orang akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mendapat pekerjaan. Dengan pekerjaan itu mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Pengangguran adalah hal paling ditakuti. 

Namun sebuah negara kaya membuat kebijakan yang cukup mengejutkan untuk negara-negara miskin atau berkembang yang penduduknya umumnya memliki penghasilan rendah 

Dikutip dari World Economic Forum, Sabtu 16 Februari 2019, pemerintah Finlandia setiap bulannya ternyata memberikan tunjangan US$600 sebulan (US$8,49 juta) ke para pengangguran.

Tentu saja dana itu tak diberikan begitu saja. Pemerintah berharap dana tunjangan ini digunakan untuk mendorong para pengangguran untuk bekerja.

Finlandia memang tengah berupaya keras mengentaskan kemiskinan serta menurunkan ketidaksetaraan gender dan kehilangan pekerjaan melalui eksperimen ini. Pemerintah juga optimistis pemberian tunjangan ini bisa menghemat uang jangka panjang.

Meskipun ditentang oleh kritikus karena rencananya terlalu mahal dan tak praktis, gagasan itu didukung oleh pendiri Microsoft Inc., Bill Gates, dan founder Facebook, Mark Zuckerberg.

Lantas, bagaimana hasilnya?

1 dari 1 halaman

Berhasilkan Ekspersimen Ini?

Selama dua tahun pertama, peserta diberikan uang sekitar US$630 (Rp8,9 juta) per bulan. Pemberian insentif ini menunjukkan efek positif bagi kesehatan dan stres. Tapi, tak ada peningkatan status pekerjaan.

“ Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelompok dalam hal pekerjaan. Namun, hasil survei menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok untuk aspek kesejahteraan,” tulis para peneliti.

Para peneliti menyebut pengangguran penerima bantuan mengalami masalah yang lebih sedikit daripada yang tidak. “ Mereka yang berada dalam kelompok uji juga jauh lebih percaya diri dalam masa depan dan kemampuan untuk berpengaruh terhadap suatu masalah sosial,” kata dia. 

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo