Sejoli Ketauan Mesum (Foto: Instagram @memoefriantto)
Dream - Sebuah video viral di media sosial menampilkan momen sepasang remaja yang diduga tengah mesum dipergoki warga di dalam sebuah toilet.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @memoefriantto, terlihat warga yang memergoki sejoli itu berbuat mesum dan langsung membentak serta menyuruh mereka keluar.

" Keluar! Keluar!" kata salah seorang warga.
Terlihat sang pria sedang membenarkan resleting celananya, itu menjadi bukti bahwa keduanya sedang melakukan tindakan mesum di toilet umum.
Bukannya mengaku, pria itu malah mengelak saat ditegur oleh warga. Ia mengatakan bahwa perempuan yang sedang dibawanya ke toilet sedang kesurupan.
Tak lama kemudian, wanita yang juga terpergok bersama pria di dalam toilet umum tersebut juga berpura-pura kesurupan. Ia meletakkan tubuhnya di lantai toilet serta berteriak-teriak seolah sedang ada makhluk halus yang merasukinya.
" Bundaaa!!! Bundaaa Intansari!!!," teriak wanita tersebut seolah seperti sedang kesurupan.
Unggahan tersebut mampu mencuri perhatian netizen. Banyak dari mereka memberikan komentar begitu kocak.
" Bundha. Bundha mayang sari. Hihihiihihihihhiihihihi......," tulis komen netizen meledek.
" Malunya kayak gimana kalau dia liat sendiri videonya ???? astaghfirullah," ujar netizen lain.
" Cb hp si cewek diambil trus dibawa pergi pasti langsung sadar dia," seru netizen lainnya.
Sumber: merdeka.com
Dream - Sebuah video yang menampilkan wanita tanpa baju diarak warga keliling kampung viral di media sosial. Wanita itu diarak setelah terciduk berbuat mesum dengan seorang lelaki.
Menurut Liputan6.com, peristiwa itu terjadi di Kampung Ampang Gadang, Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Tindakan persekusi itu juga direkam, kemudian sempat diposting dalam sebuah akun YouTube, tetapi kini telah dihapus.
Akun YouTube pengunggah video itu juga ditemukan lagi. Namun, video itu terlanjur beredar di media sosial.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 30 Agustus 2020, sekitar pukul 14.00 WIB.
" Wanita dalam video itu sebelumnya digerebek warga karena kedapatan berbuat mesum," kata Stefanus dikutip dari Liputan6.com.
Dalam video itu, terlihat seorang wanita yang diarak warga, bahkan kondisinya tanpa baju.
Celana yang dikenakan wanita itu terpaksa digunakan untuk menutup dada.
Saat diarak, wanita itu juga didorong salah seorang warga. Ada juga yang menarik paksa celana wanita tersebut yang saat itu juga dijadikan menutup bagian dadanya.
Kebanyakan warga yang mengarak merupakan laki-laki muda. Di dalam video itu juga terlihat anak-anak yang ikut menyaksikan.
" Pasangan berbuat asusila ini sebelumnya telah beberapa kali ditegur oleh warga sekitar, namun tidak diindahkan, hingga terjadi hal ini," ujar Stefanus.
Peristiwa penggerebekan tersebut, lanjut Stefanus, direkam oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Kemudian diunggah ke akun YouTube.
Kemudian banyak orang yang membagikan. Lalu, ada juga yang mengunduh video tersebut dan menyebarnya di grup WhatsApp.
" Sekarang tidak ada lagi ditemukan di YouTube," jelasnya.
Atas kasus ini, Polres Pasaman masih melakukan penyelidikan tindakan persekusi. Termasuk pelaku perekam dan menyebarkan ke media sosial.
" Masih dalam penyelidikan siapa yang rekam dan posting lalu dihapus," tambah Stefanus.
Peristiwa ini juga menarik perhatian sejumlah media luar negeri. Salah satunya laman Daily Star, yang menulis laporan dengan judul Woman stripped and forced to do walk of shame for 'obscene act'.
" Locals in a village in the West Sumatra region of Indonesia are under investigation after footage showed a woman being stripped topless and forced to walk down the street in a degrading act of 'punishment'," demikian laporan media asal Inggris itu.