Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Kesepakatan bisnis besar diciptakan Indonesia dan Inggris. Ini tercipta setelah adanya nota kesepahaman kerjasama antara PT Garuda Indonesia Tbk dengan pembuat mesin, Roll Royce.
Kesepakatan kerjasama tersebut disebutkan bernilai 1 miliar pound sterling, setara Rp 18,87 triliun. Dana itu merupakan bagian dari pembelian 14 pesawat baru oleh maskapai pelat merah tersebut.
Laman Yahoo menyebut nilai kerjasama antara Garuda Indonesia, Airbus, dan Roll Royce ditaksir mencapai 4 miliar pound sterling.
"Kesepakatan besar lebih dari 1 miliar pounds. Harapan kami jumlah deals yang ditandatangani di London lebih besar dari negara lain selama tahun ini,” kata Dubes Inggris di Jakarta, Moazzam Malik, mengutip laman Setkab, Rabu, 20 April 2016.
Moazam menjelaskan, sebagian komponen pesawat akan dibuat di Inggris dan sisanya di negara lain di Eropa. Tapi pesawat ini akan menggunakan mesin Roll Royce.
Selain itu dengan Airbus, Garuda Indonesia juga menjalin kesepakatan kerja sama dengan Roll Royce untuk melatih junior, insinyur dan teknisi Indonesia di tanah air.
Pada bagian lain, Moazam juga mengungkapkan Indonesia juga menjalin kerja sama ekonomi di bidang lain yang diharapkan bisa meningkatkan perdagangan antara kedua negara.
“Ke depan, harapannya adalah untuk meningkatkan lagi, khususnya dalam beberapa bidang, misalnya di bidang maritim, di bidang industri kreatif, di bidang infrastruktur khususnya di bidang aerospace, karena di Inggris ada banyak perusahaan yang mampu untuk membuat pesawat, satelit, atau untuk mendesain bandara, atau juga menjaga keamanan di sektor aviation juga,” papar Moazzam.
Dubes Inggris di Jakarta itu juga mengatakan Presiden Jokowi meminta kerjasama di bidang industri kreatif karena Inggris dinilai memiliki industri kreatif yang sangat mampu , baik dalam fashion, musik, atau flim, dan lain-lain.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
