Rilis M!Protection, Asuransi Baru Sequis Life Ini Serba Milenial

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 16 Juli 2019 17:49
Rilis M!Protection, Asuransi Baru Sequis Life Ini Serba Milenial
Generasi Y tak punya pengetahuan cukup tentang asuransi sekaligus...

Dream – Generasi milenial masih belum menganggap asuransi sebagai kebutuhan penting dalam hidupnya. Fenomena ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan rasa ingin tahu para milenials tentang manfaat asuransi.

Untuk mengedukasi generasi Y, Sequis melakukan suatu cara untuk mempersiapkan generasi milenial agar mampu berdikari secara finansial dan melindungi dirinya dengan asuransi. Perusahaan asuransi ini menyelenggarakan program M! Power.

“ Para milenial akan dibekali dengan berbagai kemampuan, seperti financial, communication dan leadership skill serta pengetahuan lain yang bermanfaat untuk meningkatkan personality branding milenial Indonesia,” kata President Director and CEO Sequis Life, Tatang Widjaja, dalam peluncuran M!Power, di Jakarta, Selasa 16 Juli 2019.

Untuk diketahui, M!Power adalah program pengembangan tenaga agen asuransi yang dijalankan oleh PT Sequis Life. Saat ini terdapat tenaga agen asuransi milenial yang dinamakan M!Force berjumlah 76 agen yang berusia antara 18 hingga 35 tahun.

Untuk mengejar target sebanyak 6000 pemegang polis baru yang berasal dari kalangan milenial, PT Asuransi Jiwa Sequis Life rencananya akan merekrut sebanyak 900 tenaga agen asuransi milenial hingga akhir tahun 2019 melalui program M!Power.

 

1 dari 6 halaman

Produk Asuransi untuk Milenial

Sequis juga turut memperkenalkan M!Protection, produk asuransi istimewa untuk usia milenial dari 18 hingga 40 tahun. Manfaatnya dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan milenial dan istilah yang digunakan dalam produk ini sangat mudah dimengerti oleh milenial.

Untuk menjangkau nasabah milenial, Sequis juga berusaha menghadirkan kartu dengan desain khusus yang kekinian.

“ M!Protection merupakan produk asuransi komplit 6 in 1, memberikan perlindungan atas biaya harian kamar rumah sakit, cacat total dan tetap, penyakit kritis, disabilitas dan meng-cover gangguan mental seperti OCD, Bipolar dan Schizophrenia,” kata Chief Milenial Agency Training and Business Development Sequis Life, Franky Nayoan.

Pada produk ini tersedia tiga pilihan plan dan dapat menjangkau seluruh dunia untuk plan apapun yang dipilih nasabah. Dimulai dari plan starter dengan premi mulai Rp525 ribu per tahun dan advanced Rp1,3 juta per tahun.

“ Selalu ada ketidakpastian dan risiko hidup yang dapat menggerus financial seseorang. Hal tersebut tidak dapat kita hindari, tetapi dapat kita kelola risikonya jika mempersiapkan diri selagi muda dan produktif, yaitu dengan memiliki aduransi jiwa dan kesehatan,” kata dia.

(Sah, Laporan: Alfi Salima Putri)

2 dari 6 halaman

Rilis Asuransi Baru, Squis Life Ditanggung Peserta Sampai Usia 100 Tahun

Dream – Penyakit degeneratif masih sering diabaikan. Banyak orang tidak menyadari jika dirinya sedang dihantui oleh penyakit ini. Terutama masyarakat perkotaan dengan gaya hidup yang tidak terkontrol.

Penyakit degeneratif timbul akibat gaya hidup tidak sehat karena terjebak dalam rutinitas sehari-hari. Kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit kritis seperti hipertensi, diabetes melitus, jantung koroner hingga stroke.

" Penyakit degeneratif jangan diabaikan karena sangat berbahaya jika tidak diperbaiki. Misalnya, kurang istirahat dapat menyebabkan darah tinggi yang memicu stroke dan penyumbatan hingga berpotensi mengakibatkan kelumpuhan," kata Dokter Spesialis dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier Bintaro, Prasna Pramitha, dalam acara halal bihalal Sequis, di Jakarta, Selasa 18 Juni 2019.

 

 

Prasna mengatakan cara paling sederhana untuk mencegah penyakit degenerative adalah dengan menjaga kebersihan. Tindakan kecil bahkan bisa membantu menghalau datangnya penyakit ini seperti rutin mencuci tangan atau mengontrol kesehatan.

" Jangan takut check-up ke dokter karena khawatir dengan hasilnya. Walaupun penyakit seperti darah tinggi dan diabetes tidak bisa disembuhkan, namun masih bisa dikontrol," ujarnya.

3 dari 6 halaman

Asuransi Kesehatan Diperlukan

Karena sifatnya yang tidak terduga, seseorang dianjurkan memiliki asuransi kesehatan agar biaya pengobatan di kemudian hari tidak menggerus keuangan keluarga.

Sequis Q Infinite MedCare (SQIMC) menawarkan perlindungan kesehatan hingga Rp90 miliar pertahun dengan pilihan 4 plan rawat inap di Indonesia atau luar negeri hingga usia 100 tahun.

" Kami menawarkan perawatan VIP dan VVIP/1 tempat tidur di seluruh dunia. Ditambah lagi dengan tiga manfaat spesial yaitu pengobatan tradisional Tiongkok, terapi okupasi dan terapi wicara," kata President Director and CEO PT Asuransi Sequis Life, Tatang Widjaja.

Khusus pasien kanker dan serangan jantung dapat segera mendapatkan pengobatan setelah divonis penyakit tersebut tanpa perlu menunggu terlebih dahulu.

SQIMC merupakan produk asuransi kesehatan tambahan (Rider) sehingga harus diikuti dengan produk asuransi jiwa dasar.(Sah)

4 dari 6 halaman

Baru 7% Penduduk Usia Produktif Punya Asuransi Jiwa

Dream – Kesehatan menjadi faktor penting untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup untuk masa depan. Karena ini, PT Sun Life Financial Indonesia mengajak generasi muda investasi untuk investasi kesehatan.

Sun Life Indonesia mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan secara holistik melalui kampanye “ Live Healthier Lives”.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty, mengatakan investasi kesehatan ini baik untuk fisik, mental, dan finansial generasi muda. Kampanye tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatan dan bonus demografi yang akan terjadi beberapa tahun mendatang.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia akan mencapai bonus demografi pada 2030.

“ Sebuah kondisi langka: jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi, bahkan mencapai 64 persen dari total populasi Tanah Air,” kata Elin di Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Kalau kualitas masyarakat yang baik ini mendukung, bonus demografi itu akan menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Jika yang terjadi sebaliknya, generasi ini justru akan menjadi beban baru bagi negara.

5 dari 6 halaman

Mayoritas Penyebab Kematian Dini Adalah Penyakit Tidak Menular

Elin mengatakan generasi muda Indonesia harus membekali diri dengan investasi kesehatan yang baik. Kesehatan finansial juga memiliki peran penting dalam membangun generasi yang berkualitas dan produktif.

“ Bukan perkara mudah. Melihat ancaman kesehatan yang dihadapi generasi muda, saat ini, tidak bisa dianggap sepele,” kata dia.

Hasil Analisis Beban Penyakit Nasional dan Sub Nasional Indonesia Tahun 2017 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) dengan Institute For Health Metrics and Evaluation (IHME), mengungkapkan 70 persen kematian dini di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM).

" Seperti diketahui bersama, faktor penyakit tidak menular terkait erat dengan pola hidup tidak sehat, seperti makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik," kata dia.

6 dari 6 halaman

Baru Sedikit Masyarakat Yang Punya Tabungan Masa Depan

Dari sisi finansial, Elin mengatakan masyarakat usia produktif yang punya tabungan pensiun bahkan tak sampai 50 persen dari populasi yang ada.

Hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan pada 2016 mencatat baru ada 27 persen masyarakat usia produktif yang punya tabungan masa depan.

Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 7 persen.

“ Kondisi ini memicu Sun Life untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan mereka sejak dini, melalui kampanye kesehatan Live Healthier Lives,” kata dia.

(Sah, Laporan: Vika Novianti Umar)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya