Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Penetapan Menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla membawa secercah harapan bagi perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Tetap terpilihnya Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin diyakini bakal mendukung pertumbuhan bank syariah.
" Saya nilai positif pada komposisi kabinet baru karena kita tidak bisa men-judge sebelum melihat kinerjanya. Tapi saya cukup optimis, kalau bicara Menko Perekonomian Pak Sofyan, beliau tahu persis mengenai perekonomian, Ibu Rini pun (Menteri BUMN) juga pasti mengerti masalah BUMN," ujar Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano di kantornya, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2014.
Apresiasi tinggi disampaikan Dinno terhadap keputusan Joko Widodo yang tetap mempertahankan Lukman Hakim sebagai Menteri Agama Kabinet Kerja. Dari kacamatanya, mantan Wakil Ketua MPR ini dianggap cukup mendukung bank syariah melalui peraturan dana haji.
Pemerintah dan otoritas perbankan selama ini diakui telah menerbitkan regulasi yang mendukung perkembangan industri perbankan syariah. Begitu pun masalah inovasi. Dia menegaskan produk yang ditawarkan perbankan syariah sudah cukup variatif.
" Basic product kita sudah punya semua. Dari sisi regulasi, saya tidak lihat hal-hal yang terlampau signifikan," ujarnya.
Namun, lanjut Dinno, permasalahan utama dari belum berkembangnya perbankan syariah di Indonesia adalah kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sehingga belum timbul kepercayaan terhadap industri tersebut.
" Paling penting itu sosialisasi bahwa bank syariah ini setara dengan bank konvensional. Masalahnya mau apa tidak percaya sama bank syariah dan apakah di pemerintahan baru lebih memerhatikan (dengan memercayakan bank syariah dalam APBN dan APBD)," pungkasnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya